Desa Mesti Jadi Garda Terdepan Pembangunan Ekonomi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 11 Oktober 2018 - 17:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PMD Propinsi NTT Mekeng P. Florianus

Kepala Dinas PMD Propinsi NTT Mekeng P. Florianus

Maumere-SuaraSikka.com: Kepala PMD Propinsi NTT Mekeng P. Florianus mengingatkan pemanfaatan dana desa sebaik-baiknya sesuai tujuan. Dengan pemanfaatan sesuai tujuan, maka desa semestinya menjadi garda terdepan dalam pembangunan ekonomi secara nasional.
Hal ini disampaikan Flory Mekeng ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Bursa Inovasi Desa (BID) Tingkat Kabupaten Sikka di Gedung Sikka Innovation Center (SCC) di Jalan Ahmad Yani Maumere.
Mantan Penjabat Bupati Sikka itu mengatakan kerangka pikiran program inovasi desa (PID) yakni optimalisasi pemanfaatan dana desa. Hal ini dilakukan agar dana desa dimanfaatkan sesuai tujuan yang telah dicanangkan
“Seperti yang kita ketahui tujuan dana desa yakni pengentasan kemiskinan dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat desa, menjembatani kesenjangan pembangunan antara pusat dan daerah, memperkuat bangunan ekonomi nasional Dan desa menjadi garda terdepan,” ujarnya di depan ratusan kepala desa dan badan perwakilan desa yang hadir pada kesempatan itu.

Berita Terkait:


Flory Mekeng berada di Maumere untuk mengikuti kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) yang berlangsung satu hari, Kamis (11/10), di halaman SCC. Menurut hemat dia, peserta yang ikut kegiatan BID adalah orang-orang yang berpikiran kreatif dan inovatif. Orang-orang kreatif memiliki kemampuan daya cipta, dan orang-orang yang berpikir kreatif cenderung beroikir inovatif.
Dia melihat kegiatan BID sebagai momentum  pertemuan para pelaku usaha. Forum BID sebagai wadah untuk bertukar informasi maupun gasan. Karena itu buat dia, alangkah sangat tidak etis jika ada desa yang tidak ikut BID. Bagi kepala desa yang tidak menghadiri BID, Flory Mekeng mengingatkan pendamping profesional untuk lebih serius menyikapi hal ini.
PID merupakan salah satu upaya Kemendesa PDTT dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa melalui pemanfaatan dana desa secara lebih berkualitas. Strategi yang dilakukan yakni pengembangan kapasitas desa secara berkelanjutan khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia, pelayanan sosial dasar, serta infrastruktur desa.
Melalui PID diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif dan merupakan salah satu bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dinas PMD kabupaten Sikka Robert Ray menjelaskan PID merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan agenda Nawa Cita dalam RPJMN 2015-2019. Pelaksanaan PID dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas sehingga dapat meningkatkan produktifitas rakyat dan kemandirian ekonomi serta mempersiapkan pembangunan sumber daya saing sesuai semangat UU Nomor Tahun 2014 tentang Desa.
BID merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam penyelenggaraan PID sebagai sebuah forum penyebaran dan pertukaran gagasan  atau ide inovatif masyarakat yang berkembang di desa-desa. BID yang diselenggarakan di tingkat Kabupaten Sikka, merupakan kegiatabn peluncuran untuk mendukung pelaksanaan inovasi desa di tingkat kecamatan sebagai wahana pertukaran pengetahuan dan inovasi desa.*** (eny)
Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru