Dua Peluru Nyasar ke Ruang Kerja Anggota DPR

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 16 Oktober 2018 - 14:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 38 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekas tembakan di salah satu ruang kerja anggota DPR RI, Senin (15/10)

Bekas tembakan di salah satu ruang kerja anggota DPR RI, Senin (15/10)

Jakarta-SuaraSikka.com: Dua buah peluru melesat nyasar ke ruang kerja dua anggota DPR-RI, Senin (15/10) siang. Polisi memastikan peluru-peluru itu datang dari lapangan latihan tembak Perbakin yang berada di seberang gedung tempat bekerja para wakil rakyat.
Dua peluru itu masing-masing menembus ruang kerja anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar Bambang Heri Purnama, yang berada di Lantai 13 Gedung Nusantara I, dan ruang kerja anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra Brigjen Pol (Purn) Wenny Warouw, yang berada di Lantai 16, gedung yang sama.
Peluru di Lantai 13, tepatnya di ruang 1313, secara mengerikan menembus dinding gedung, bagian belakang jilbab seorang staf dan kemudian berhenti di partisi ruangan. Kondisi peluru terbilang masih utuh. Peluru kedua yang nyasar ke Lantai 16, menembus kaca jendela ruang kerja Wenny Warouw, melintas di atas kepalanya dan tamu-tamunya lalu terhenti di plafon. Bentuk peluru di ruang 1601 itu sudah tak jelas.
Kedua peluru itu berkaliber 9×19 milimeter. Berasal dari satu senjata yang diletuskan seorang anggota Perbakin Tangerang Selatan berinisial I yang sedang latihan di lapangan tembak seberang gedung DPR. Kini dia sudah diperiksa intensif.
Hasil pemeriksaan, kedua peluru itu identik, mempunyai 6 galangan dan 6 dataran dengan alur ke kanan. I, pria yang meletuskan tembakan sedang mencoba senjata yang saat ditembakkan dalam setelan automatis, sehingga arah tembakannya disebut tak terkendali. Untungnya peluru nyasar itu tak memakan korban.
Wenny Warouw tak percaya peluru yang melesat ke ruangannya di Gedung DPR karena salah sasaran latihan anggota Perbakin. Dia menduga penembakan dilakukan sniper dengan laras pajang.
“Kalau lihat yang seperti itu saya belum bisa mengatakan jelasnya bagaimana, tapi kalau menurut saya itu senjata dari laras panjang ya mungkin, yang sering digunakan oleh sniper, tapi itu bukan jawaban pasti, saya serahkan kepada penyidik jenis senjatanya itu apa,” ujar Wenny di Gedung DPR RI, Senayan, Senin (15/10).
Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Selasa (16/10), menanggapi pernyataan Wenny Warouw. Dia berharap Wenny Warouw dan rekan satu partainya tidak menjadikan masalah peluru nyasar ini masuk ke ranah politik.
“Berharap reaksi kawan-kawan Gerindra tidak lebay agar situasi politik kita tetap kondusif. Jangan politisasi peluru nyasar lah,” tutur Raja Juli Antoni.
Ketua DPR Bambang Soesatyo menyebut tembakan ke dua ruang kerja anggota DPR-RI merupakan tembakan akibat peluru nyasar. Dia mengatakan penembakan tersebut tak disengaja dan bukan aksi teror.
“Dalam hitungan menit, mungkin jam, orang yang diduga salah menembak sudah ditemukan,” kata Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Senin (15/10).
Polisi sudah mengamankan anggota Perbakin berinitial I yang menembak dan palurunya nyasar ke ruang kerja anggota DPR-RI. Senjata api yang digunakan pelaku juga sudah disita.
“Diamankan seorang laki-laki inisial I yang pada saat kejadian ada di Lapangan Tembak Senayan sedang latihan menembak. Diamankan senpi yang untuk latihan untuk dilakukan pemeriksaan balistik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Senin (15/10).
Argo Yuwono mengatakan pihaknya juga mengamankan proyektil di lokasi kejadian. Proyektil tersebut dikirim ke Labfor Polri untuk diperiksa.*** (eny)

Berita Terkait

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Setelah Viral Permintaan Tebusan Rp 50 Juta, Polres Sikka Kebakaran Jenggot, Langsung Rilis Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WITA

Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:14 WITA

Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi menyerahkan bantuan tenda kepada warga terdampak gempa bumi tektonik di Kecamatan Talibura, Sabtu (22/8)

Bencana Alam

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:33 WITA