Tiga Bulan Semen Langka, Kegiatan Pembangunan Terhenti

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 November 2018 - 11:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu truk melintasi jalan di Kota Maumere dengan membawa puluhan semen untuk dijual

Salah satu truk melintasi jalan di Kota Maumere dengan membawa puluhan semen untuk dijual

Maumere:SuaraSikka.com: Sejumlah masyarakat mengeluh akan kelangkaan semen di Kabupaten Sikka. Kondisi ini berlangsung sudah hampir tiga bulan terakhir ini. Akibatnya banyak sekali kegiatan pembangunan terhenti sementara, baik itu proyek-proyek pemerintah maupun kegiatan internal masyarakat.
Paulus Dance Nggera, seorang rekanan yang mengerjakan rabat jalan di Desa Persiapan Mamai Kecamatan Talibura mengaku sudah tiga bulan ini tidak ada aktifitas pekerjaan rabat karena ketiadaan semen. Padahal pekerjaannya tinggal 13 meter saja. Dia sudah berupaya mencari semen pada sejumlah toko bangunan, namun tidak ada satu pun toko bangunan yang menjual semen. Kalau pun ada, semen-semen tersebut sudah dipesan orang lain.
Dia pernah langsung ke kantor distributor Semen Tiga Roda di Jalan Gajah Mada Kelurahan Madawat Kecamatan Alok. Namun petugas di kantor itu menjawab semua semen sudah dipesan agen-agen penjualan. Ketika di-cek pada beberapa agen ternyata semen-semen yang ada semuanya berstatus  DO (delivery order).

Berita Terkait:

Baca Juga :  All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Anehnya, kata dia, hanya sekitar 20 menit berada di kantor distributor, dia melihat banyak sekali mobil yang keluar masuk dengan membawa semen. Dia sendiritidak tahu semen-semen tersebut dibawa ke mana. Paulus Dance Nggera menduga ada permainan di balik kelangkaan semen.
Lain lagi yang dialami sebuah keluarga dari Bola. Mereka sudah tiga minggu  mencari semen di Kota Maumere. Upaya pencarian dilakukan tidak saja ke toko-toko tapi juga langsung ke gudang distributor.
Pada Selasa (27/11), satu keluarga ini dengan mobil pick-up langsung menuju gudang Bosowa di Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat. Ternyata stok Bosowa di gudang milik Haji Mawardi juga sedang kosong selama kurang lebih tiga bulan. Kemudian mereka menuju Gudang Perkapasan, tidak jauh dari situ. Di tempat ini sedang dibongkar semen Bosowa. Namun mereka tidak berhasil mendapatkan semen, karena semua semen yang ada di situ sudah dipesan pihak lain.
“Kami hanya butuh 20 sak saja untuk bangun rumah. Sudah cari ke mana-mana tapi katanya tidak ada, atau sudah dipesan orang. Di beberapa toko malah harus beli dalam jumlah besar, kalau hanya 20 sak tidak dilayani,” ujar salah seorang dari mereka.
Demikian juga yang dialami Melki Wara, seorang warga dari Magepanda. Dia sudah order puluhan sak semen Bosowa pada distributor yang menampung semen di Gudang Perkapasan. Namun Selasa (27/11) dia mendapatkan semen tidak sesuai julah pesanan. Distrihutor hanya melayani 20 sak semen Bososwa dan mengembalikan uang sisanya.
Melki Wara mengaku sangat kecewa, karena dia sudah memegang bukti belanja, malah sudah menyetor uang sesuai jumlah pesanan. Akhirnya dia pun membawa pulang 20 sak semen untuk kelanjutan pembangunan rumah.*** (eny)

Berita Terkait

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional
Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA

Pemain Perss Soe merayakan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya, Jumat (7/8)

Daerah

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:42 WITA