Diduga Ada Spekulan di Balik Kelangkaan Semen

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 November 2018 - 12:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 84 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktifitas pembongkaran semen Bosowa di Gudang Perkapasan di Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok barat, Selasa (27/11)

Aktifitas pembongkaran semen Bosowa di Gudang Perkapasan di Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok barat, Selasa (27/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Sudah hampir tiga bulan ini semen menghilang dari pasaran di Kabupaten Sikka. Namun realitasnya distribusi semen dari distributor ke agen-agen penjualan berlangsung normal. Kondisi ini melahirkan dugaan ada spekulan yang sedang ikut bermain di balik kelangkaan semen.
Media ini berupaya menelusuri sejauh mana penyebab kelangkaan semen di Kabupaten Sikka. Hal ini berawal dari keluhan sejumlah rekanan yang sedang mengerjakan proyek-proyek pemerintah. Bahkan masyarakat yang membutuhkan semen untuk kebutuhan pembangunan internal juga terkendala karena ketiadaan semen.
Haji Mawardi, distributor Bosowa mengaku stoknya sedang kosong sudah tiga bulan ini. Dia menjelaskan beberapa kendala internal yang mengakibatkan macetnya distribusi Bosowa dari Makasar ke Maumere. Kendala itu antara lain kapal yang rusak, serta sistem pengangkutan yang berbelit-belit. Untuk membuktikan kondisinya, dia menunjukkan dua gudang semen miliknya yang sama sekali tidak terdapat semen.

Berita Terkait:
Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Distributor Bosowa lainnya justeru berkelimpahan semen. Di Gudang Perkapasan di Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat yang menjadi tempat penampungan, tampak banyak sekali semen Bosowa yang ada di dalamnya. Bahkan saat itu sedang ada pembongkaran sebanyak 600 sak dari sebuah kontainer. Itu pembongkaran yang keempat, karena sebelumnya sudah tiga kali pembongkaran.
Media ini mengajukan pembelian 20 sak semen, namun tidak dilayani. Dua orang petugas perempuan beralasan semen yang ada sudah dipesan pihak lain. Anehnya, Melki Wara warga asal Magepanda yang sebelumnya telah menyetor uang dan mengantongi DO (delivery order) tidak berhasil mendapatkan semen sesuai permintaan. Dia hanya bisa mendapatkan 20 sak semen, dan dua petugas perempuan itu mengembalikan uang sisanya.
Saat itu di halaman belakang Gudang Perkapasan sudah antri beberapa truk yang akan mengangkut semen Bosowa. Dari informasi yang terekam semen-semen tersebut akan dibawa ke sejumlah toko bahan bangunan di Kota Maumere. Jika benar bahwa semen-semen tersebut dibawa ke toko bahan bangunan atau agen penjualan, logika sederhananya mestinya Bosowa tidak menghilang dari pasaran.
Seorang informan media ini menuturkan selama dua hari terakhir ini dibongkar 18 kontainer Bosowa di Pelabuhan Laurens Say, dengan masing-masing kontainer berjumlah 600 sak semen. Artinya dalam dua hari ini masuk sebanyak 10.800 sak semen Bosowa. Anehnya, semen sebanyak itu langsung habis di tangan orang.
Untuk diketahui, ada lima jenis semen yang masuk di pasaran Kabupaten Sikka yaitu Gresik, Tiga Roda, Holsin, Bosowa, dan Tonasa. Namun sudah kurang lebih tiga bulan ini semen hilang dari pasaran. Sementara itu realitasnya aktifitias pembongkaran semen berlangsung normal. Hingga saat ini pemerintah belum melakukan tindakan semacam operasi pasar untuk meretas benang merah hilangnya semen dari pasaran.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru