Aduh! 15 Jam Pohon Tumbang Tutup Jalan Negara, Pemerintah “Tidur”

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 Desember 2018 - 10:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 36 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon mangga tumbang menutup seluruh badan jalan, Minggu (2/12) di Desa Tanaduen Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka

Pohon mangga tumbang menutup seluruh badan jalan, Minggu (2/12) di Desa Tanaduen Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah pohon mangga yang sudah usia tua, Minggu (2/12) sekitar pukul 18.00 Wita tumbang. Seluruh badan pohon menutupi Jalan Trans Flores Maumere-Larantuka, persisnya di perbatasan Desa Tanaduen dan Desa Watumilok di Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Sampai Senin (3/12) pagi tadi pukul 09.00 Wita, atau sekitar 15 jam, pemerintah masih “tidur”.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Satker PJN Wilayah IV NTT UPR 15 Maumere-Waerana baru mengevakuasi sebuah alat berat ke lokasi kejadian pada pukul 09.30 Wita. Seorang petugas Satker yang ditemui di lokasi kejadian mengaku baru mengetahui kejadian tersebut pada pagi tadi.
Lambertus, seorang warga yang rumahnya dekat dengan lokasi kejadian mengaku kecewa dengan sikap lamban pemerintah. Dia menyesalkan pemerintah yang tidak peka dengan kondisi yang terjadi. Akibatnya, sejak kemarin antrian panjang kendaraan bermotor terjadi pada ruas jalan tersebut.
Warga sekitar bersiap cepat memotong bagian ujung batang pohon yang tumbang, sekedar untuk membuka jalur alternatif. Itu pun upaya ini belum bisa menyelesaikan persoalan, karena kemacetan tidak bisa terhindarkan. Lambertus dan kawan-kawan pun turun membantu melancarkan arus lalulintas dengan sistem buka tutup.
“Jangan harap pemerintah. Dari desa, kecamatan dan kabupaten, tidak bisa diharapkan. Ini untung ada warga masyarakat sekitar sini, jadi bisa minimalisir kemacetan.
Kepala Desa Tanaduen Simporosa baru ada di lokasi pukul 08.35 Wita. Dia mengaku mengetahui pohon tumbang menutup jalan sejak tadi malam. Tidak ada upaya apa-apa yang dilakukan si kepala desa. Dia sendiri baru menginformasikan peristiwa tersebut ke Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka pada pagi tadi. Namun hingga alat berat tiba, tidak tampak seorang pun pejabat atau pun staf dari dua dinas tersebut.
Sementara itu Camat Kangae Marthen Luther Adji tiba di lokasi bersama Kapolsek Kewapante Petrus Kanisius sekitar pukul 09.01. Dia mengaku sudah menelepon Kepala Dinas PUPR Agustinus Thomas Lameng untuk meminta bantuan alat berat guna evakuasi pohon yang tumbang. Hanya katanya Kepala Dinas PUPR sedang rapat koordinasi dengan Bupati Sikka.
“Tadi pagi saya sudah di sini. Saya sudah telepon Kadis PUPR tapi masih rapat dengan Bupati,” ujar dia.
Pihak kepolisian baru ada di lokasi pada pagi tadi sekitar 08.47. Wakapolres Sikka Kompol Iwan Iswahyudi bersama sejumlah aparat kepolisian datang dengan membawa sebuah sensor berukuran kecil. Sayangnya sensor itu pun tidak bisa dimanfaatkan karena gangguan busi. Satlantas Polres Sikka baru ada di lokasi sekitar pukul 09.16 Wita. Mereka langsung membantu kelancaran lalulintas.*** (eny)
Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru