Maumere-SuaraSikka.com: Penyidik Polres Sikka terus melakukan penyelidikan atas kasus dugaan penipuan uang yang melibatkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka Valentinus Sili Tupen. Menurut rencana penyidik akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.
Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan yang dihubungi di Mapolres Sikka, Kamis (13/12), menjelaskan pihaknya sudah menerima laporan kepolisian dari seorang pelapor yang bernama Marthen Darmapan. Pelapor merupakan Kepala Kantor Pos dan Giro Maumere, yang bertempat tinggal di Jalan Pos Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur.
Menurut Heffri Dwi Irawan, penyidik sudah meminta keterangan dari pelapor dan beberapa orang saksi. Selanjutnya penyidik akan memanggil juga Valentinus Sili Tupen selaku terlapor, yang diduga telah melakukan penipuan.
Berita Terkait:
“Nanti kami akan panggil beliau untuk dimintai keterangan. Belum tahu kapan beliau akan dipanggil. Tapi pasti kami akan panggil,” ujar Heffri Dwi Irawan usai mendampingi Wakapolres Sikka AKP Iwan Iswahyudi saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan pengepul judi kupon putih.
Menjawab wartawan tentang informasi bahwa pelapor telah mencabut laporannya, Heffri Dwi Irawan menepisnya. Dia mengatakan sampai sekarang belum ada pencabutan laporan oleh pelapor.
Sebelumnya diberitakan, dugaan kasus penipuan uang melibatkan seorang pejabat di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Sekda Sikka Valentinus Sili Tupen diduga telah melakukan penipuan uang sejumlah Rp 50 juta. Korban telah melaporkan kasus ini ke Polres Sikka pada Senin (3/12) kemarin .
Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang yang sejak kemarin dikonfirmasi, belum memberikan keterangan. Sementara itu Kasat Reskrim AKP Heffri Dwi Irawan yang dihubungi melalui ponsel mengakui laporan polisi sudah masuk sejak kemarin. Namun dia pun belum memberikan keterangan secara detail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Waduh, saya masih rapat di Kupang. Kemarin baru masuk LP (laporan polisi)-nya. Jadi belum bisa kasih keterangan. Takut salah, soalnya belum lihat laporannya,” demikian Heffri Dwi Irawan menjawab pertanyaan media ini.
Valentinus Sili Tupen yang duhubungi di Gedung DPRD Sikka, Selasa (4/12), usai mengikuti rapat badan anggaran, tampak agak kaget ketika ditanya soal laporan polisi tentang dirinya terkait dugaan kasus penipuan. Dia lalu menanyakan identitas pelapor. Ketika diberitahu identitas pelapor, Valentinus Sili Tupen pun hanya tersenyum.















