Viu Shorts Tembus Maumere, Nantikan Produksi Film Karakter Lokal

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 19 Desember 2018 - 22:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 54 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wilfridus Ero seorang peserta workshop Viu Shorts sedang presentasikan cerita lokal setempat, di Aula Karmel Maumere, Rabu (19/12)

Wilfridus Ero seorang peserta workshop Viu Shorts sedang presentasikan cerita lokal setempat, di Aula Karmel Maumere, Rabu (19/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah wadah pendidikan bernama Viu Shorts kini sudah menembus Maumere, ibukota Kabupaten Sikka. Wadah ini berlatar belakang industri perfilman yang berinduk kepada Viu Indonesia. Jika memenuhi syarat, bukan tidak mungkin dari hasil tempaan Viu Shorts bakal lahir produksi film berkarakter lokal dari Kabupaten Sikka.
Kini Viu Shorts beserta manajemennya sedang mendidik 25 generasi muda Kabupaten Sikka yang memiliki potensi, talenta, serta minat dan bakat pada bidang perfilman. Mereka itu antara lain beberapa mahasiswa Unipa Maumere, sejumlah pelajar sekolah menengah atas, pegiat teater, fotografer, editing, serta designer film dokumenter.
Mira Suraryo, selaku inisiator Viu Shorts, yang juga Senior Vice President Marketing Viu Indonesia, menjelaskan Viu Shorts adalah festival film pendek yang mencakup kegiatan lokakarya dan produksi film di 17 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Festival ini akan dikelola oleh tim profesional dari Viu dan MAV Production Asia, termasuk sutradara film, editor film, dan penulis naskah. Mereka akan bertindak sebagai mentor yang membimbing siswa yang mengikuti kegiatan.
Tema yang diangkat adalah cerita-cerita lokal yang dipercaya secara turun temurun. Nantinya cerita-cerita lokal itu akan diadaptasi dan diubah menjadi produksi sinematik yang secara potensial dapat ditayangan pada khalayak internasional. Film pendek yang diproduksi di 17 kabupaten/kota akan dievaluasi dan dinilai, di mana pemenangnya akan diumumkan pada Mei 2019 mendatang.
“Jadi nanti ada 17 film terbaik dari tiap kabupaten/kota. Termasuk dari Maumere. Nanti akan kami tayangkan ke seluruh dunia di mana ada Viu di 16 negara. Lalu akan dinilai. Kritrerianya antara lain muatan lokal, sumber daya lokal, termasuk manusia dan kebudayaannya. Juga harus memiliki daya tarik internasional,” jelas Mira Suraryo.
Viu Shorts akan memberikan reward kepada pemenang festival film pendek ini. Rewardnya berupa memberikan beasiswa penuh kuliah sinematografi selama 4 tahun di Ikatan Kesenian Jakarta (IKJ) kepada salah satu orang di mana kabupaten/kota memenangkan festival tersebut. Siapa yang mendapatkan reward tersebut, itu akan dinilai Viu Shorts selama memberikan wokshop di masing-masing kabupaten/kota.
Pantauan media ini di Aula Karmel Maumere, Rabu (19/12), sejumlah peserta workshop sedang mendapatkan pelatihan dari mentor-mentor Viu Shorts. Para peserta dibagi dalam beberapa kelompok, dan diminta untuk membuat cerita pendek tentang cerita-cerita lokal setempat.
Setelah itu masing-masing kelompok diminta untuk presentase. Ada tiga kelompok dengan tema cerita berbeda. Kelompok pertama menceritakan mitos tentang larangan meminjam barang-barang tajam pada malam hari, lalu kelompok kedua menceritakan tentang kepercayaan akan piong (sesajen) kepada leluhur, dan kelompok ketiga menceritakan tentang kepercayaan akan uru atau dalam budaya setempat mengartikan larangan-larangan tertentu yang tidak boleh dilanggar.*** (eny)
Baca Juga :  Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Berita Terkait

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:47 WITA

Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:04 WITA

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:51 WITA

Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:33 WITA

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA

PSG Juara Liga Champions 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Berita Terbaru

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA