RJF Gagas Dialog Kebangsaan di Ledalero, Ma’ruf Amin Jadi Keynote Speaker

1
335
RJF Gagas Dialog Kebangsaan di Ledalero, Ma’ruf Amin Jadi Keynote Speaker
Ketua Umum Relawan Jo’Mari Mikael Umbu Zasa bersama relawan di Maumere saat silaturahmi ke Uskup Maumere Mgr Edwaldus Martinus Sedu di Lepo Bispu, Rabu (26/12)
Maumere-SuaraSikka.com: Jika tidak berhalangan, Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin bakal hadir di Seminari Tingi Santo Paulus Ledalero di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Dia akan berperan sebagai keynote speaker pada dialog kebangsaan yang digagas Relawan Jo’Mari Flobamora (RJF).
Ketua Umum RJF Mikael Umbu Zasa kepada wartawan di Hotel Nara Maumere, Kamis (27/12) menjelaskan rencananya dialog kebangsaan akan digelar pada akhir Januari 2019. Dia belum memastikan tanggal kegiatannya. Persiapan yang dilakukan sudah kurang lebih 60 persen. Dia berharap tidak ada kendala sehingga agenda besar ini bisa dilaksanakan sesuai rencana.
“Kami sudah bertemu Uskup Maumere, dan beliau merespons positip. Demikian pun petinggi di Ledalero menyambut baik gagasan ini. Persiapan sudah 60 persen lebih. Semoga semua rencana bisa berjalan lancar,” terang Mikael Umbu Zasa.

Berita Terkait:


Dia mengatakan dialog kebangsaan itu pada intinya akan membicarakan soal prinsip dan nilai toleransi. Propinsi NTT adalah salah satu contoh yang penduduk dan daerahnya sangat menjunjung tinggi toleransi. Maumere Kabupaten Sikka yang merupakan bagian dari wilayah NTT sudah dikenal luas dengan kehidupan bertoleransi.
Kabupaten Sikka dipilih menjadi tempat dialog kebangsaan, dengan alasan di kabupaten ini terdapat dua lembaga pendidikan calon Imam yang sudah terkenal mendunia yaitu Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero dan Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret. Mikael Umbu Zasa menaruh harapan besar dialog kebangsaan itu akan melahirkan pikiran-pikiran cerdas yang bermanfaat bagi kehidupan keagamaan masyarakat Indonesia.
Selain Ma’ruf Amin, rencananya RJF juga akan mendatangkan sejumlah tokoh nasional yang sering berbicara tentang toleransi. Dia menyebut seperti Yenny Wahid, putri dari mantan Presiden Gus Dur, lalu ada juga Mafud MD, Direktur Program Pasca Sarjana STF Driyarkara Romo Franz Magnis Suseno, dan Ketua Umum Walubi Sri Hartati Murdaya.
Untuk mendukung pelaksanaan dialog kebangsaan ini, rencananya akan dibentuk Panitia Lokal yang merupakan kolaborasi antara DPC RJF Kabupaten Sikka dan Seminari Tinggi Ledalero. Tidak menutup kemungkinan Panitia Lokal ini akan diback-up oleh event organizer yang memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan kegiatan besar seperti itu.*** (eny)

KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini