Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembakaran Kios di Maumere

1
472
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembakaran Kios di Maumere
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang didampingi Kasat Reskrim AKP Hffri Dwi Irawan sedang memberikan keterangan pers kepada wartawan terkait kasus pembakaran kios, Senin (31/12)
Maumere-SuaraSikka.com: Polres Sikka berhasil menangkap 2 orang pemuda yang diduga sebagai pelaku pembakaran kios milik Saharudin. Kedua orang itu masing-masing YA yang berperan menyiram bensin, dan DL yang berperan membakar. Kini keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.
Kedua pelaku ini ditangkap di rumah kediamannya masing-masing, Minggu (30/12). Saat ditangkap keduanya tidak melakukan perlawanan. Polisi menangkap kedua orang ini berdasarkan keterangan dan laporan dari Saharudin yang melihat langsung aksi YA dan DL pada malam itu.
Usai melakukan pembakaran, kedua pelaku bersama kawan-kawan lainnya sempat melarikan diri. YA bersembunyi di seputaran Kota Maumere, kemudian kembali ke rumahnya. Sementara DL sempat melarikan diri hingga ke Kampung  Gere di Kecamatan Nita.

Berita Terkait:


Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang didampingi Kasat Reskrim AKP Heffri Dwi Irawan, Senin (31/12), sempat memperlihatkan kedua tersangka kepada wartawan di Mapolres Sikka. Tampak kedua tersangka sudah mengenakan baju tahanan berwarna kuning. Dua kaki YA bagian bawah tampak terlihat melepuh seperti ikut terbakar api malam itu.
Rickson Situmorang menambahkan penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mendapatkan informasi lebih luas tentang kasus pembakaran kios di Jalan Nong Meak Kelurahan Kabor Kecamatan Alok Kabupaten Sikka Propinsi NTT yang terjadi pada Sabtu (29/12) sekitar pukul 23.30 Wita. Kawan-kawan dua tersangka rencananya akan dipanggil penyidik untuk memberikan keterangan dalam status sebagai saksi.
“Untuk sementara masih dua tersangka ini sebagaimana laporan dari pemilik kios. Kami akan terus melaklukan pendalaman,” jelas Rickson Situmorang.
Usai memberikan keterangan pers kepada para wartawan, Kapolres Sikka memberikan kesempatan kepada wartawan untuk menggali informasi dari para tersangka. Kedua tersangka tampak menjawab terbata-bata saat ditanya wartawan. Diketahui saat itu kedua tersangka dalam keadaan mabuk akibat menenggak minumam tradisional atau yang  biasa disebut moke. Keduanya mengaku bertindak atas inisiatif sendiri, dan tidak ada pihak yang memprovokasi.*** (eny)

KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini