Gelombang Pasang Terjang Dua Rumah di Kampung Wuring
Dibaca 56 kali
Salah satu rumah di Kampung Wuring Kabupaten Sikka yang rusak berat akibat diterjang gelombang pasang, Rabu (23/1) dinihari
Maumere-SuaraSikka.com: Cuaca ekstrim masih terus terjadi di wilayah perairan Laut Flores di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Gelombang pasang setinggi 2 meter, Rabu (23/1) dinihari, menerjang dua rumah di Kampung Wuring Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Dua rumah yang rusak yakni rumah milik Man di RT/RW 004/004, dan rumah milik Ba Jije di RT/RW 003/009. Man bersama keluarga kini mengungsi ke rumah kerabat yang tidak jauh dari rumahnya. Sementara Ba Jije dan keluarga masih bertahan di rumah sendiri yang sudah rusak berat.
Informasi yang dihimpun media ini, bahwa pada Rabu (23/1) sekitar pukul 01.00 Wita terjadi angin kencang yang tiba-tiba disertai gelombang pasang. Warga Kampung Wuring yang bermukim pada rumah-rumah panggung yang berdiri di atas dasar laut, langsung mengevakuasi mandiri ke masjid yang tidak jauh dari situ.
Kondisi itu terjadi hampir kurang lebih 2 jam. Tidak lama kemudian, gelombang pasang merubuhkan rumah milik Man dan sebuah jembatan bambu pun rubuh. Gelombang pasang ini juga membuat sebuah kapal motor menjadi rusak berat. Kapal motor ini kemudian terhempas dan menghantam rumah milik Ba Jije hingga sebagian bangunan rumah pun rubuh.
Pasca gelombang pasang yang mengakibatkan 2 rumah warga rubuh, kini warga di Kampung Wuring terus mewaspadai munculnya gelombang pasang susulan. Sebagai antisipasi, mereka melakukan pembenahan tiang-tiang rumah sehingga tidak goyang dihantam gelombang pasang.
Kampung Wuring merupakan salah satu wisata bahari di Kabupaten Sikka dengan ciri khas kampung tradisionil. Penduduknya sebagian besar adalah warga keturunan Bajo Sulawesi Selatan, yang bermatapencaharian nelayan. Masih banyak dari mereka tinggal di rumah panggung, yang dibangun hingga ke tengah laut.*** (eny)