Gelombang Pasang Terjang Dua Rumah di Kampung Wuring

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 23 Januari 2019 - 13:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 59 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu rumah di Kampung Wuring Kabupaten Sikka yang rusak berat akibat diterjang gelombang pasang, Rabu (23/1) dinihari

Salah satu rumah di Kampung Wuring Kabupaten Sikka yang rusak berat akibat diterjang gelombang pasang, Rabu (23/1) dinihari

Maumere-SuaraSikka.com: Cuaca ekstrim masih terus terjadi di wilayah perairan Laut Flores di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Gelombang pasang setinggi 2 meter, Rabu (23/1) dinihari, menerjang dua rumah di Kampung Wuring Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Dua rumah yang rusak yakni rumah milik Man di RT/RW 004/004, dan rumah milik Ba Jije di RT/RW 003/009. Man bersama keluarga kini mengungsi ke rumah kerabat yang tidak jauh dari rumahnya. Sementara Ba Jije dan keluarga masih bertahan di rumah sendiri yang sudah rusak berat.
Informasi yang dihimpun media ini, bahwa pada Rabu (23/1) sekitar pukul 01.00 Wita terjadi angin kencang yang tiba-tiba disertai gelombang pasang. Warga Kampung Wuring yang bermukim pada rumah-rumah panggung yang berdiri di atas dasar laut, langsung mengevakuasi mandiri ke masjid yang tidak jauh dari situ.
Kondisi itu terjadi hampir kurang lebih 2 jam. Tidak lama kemudian, gelombang pasang merubuhkan rumah milik Man dan sebuah jembatan bambu pun rubuh. Gelombang pasang ini juga membuat sebuah kapal motor menjadi rusak berat. Kapal motor ini kemudian terhempas dan menghantam rumah milik Ba Jije hingga sebagian bangunan rumah pun rubuh.
Pasca gelombang pasang yang mengakibatkan 2 rumah warga rubuh, kini warga di Kampung Wuring terus mewaspadai munculnya gelombang pasang susulan. Sebagai antisipasi, mereka melakukan pembenahan tiang-tiang rumah sehingga tidak goyang dihantam gelombang pasang.
Kampung Wuring merupakan salah satu wisata bahari di Kabupaten Sikka dengan ciri khas kampung tradisionil. Penduduknya sebagian besar adalah warga keturunan Bajo Sulawesi Selatan, yang bermatapencaharian nelayan. Masih banyak dari mereka tinggal di rumah panggung, yang dibangun hingga ke tengah laut.*** (eny)
Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru