Jalan Putus di Kolisia, 370 Warga Magerepu Terancam Terisolir

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 24 Januari 2019 - 14:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 25 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasasa banjir bandang pekan lalu di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda, yang berakibat terisolirnya ratusan warga di Dusun Magerepu

Suasasa banjir bandang pekan lalu di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda, yang berakibat terisolirnya ratusan warga di Dusun Magerepu

Maumere-SuaraSikka.com: Banjir bandang pekan lalu di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka Propinsi NTT, tidak saja mengakibatkan putusnya badan jalan dan jembatan. Kini sebanyak 139 kepala keluarga atau 370 jiwa di Dusun Magerepu terancam terisolir.
Dusun Megerepu terletak pada sebelah selatan dari jembatan yang hanyut terbawa banjir bandang. Dari jalan Trans Flores Maumere-Magepanda kurang lebih 3 kilometer jaraknya. Kini akses dari dan ke Dusun Magerepu sama sekali tidak bisa difungsikan. Banjir bandang menghanyutkan jalan rabat yang menjadi satu-satu arus transportasi ke dusun itu.
Beberapa warga yang ditemui di lokasi putusnya badan Jalan Trans Flores Maumere-Magepanda, mengatakan di bagian selatan jalan ini ada sebuah dusun dengan jumlah penduduk ratusan orang. Mereka kuatir penduduk di dusun itu akan terislor karena jalan rabat yang menghubungkan dusun itu ikut hanyut terbawa banjir bandang.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

“Ke kampung bagian atas, lewat jalan rabat. Tapi (jalan) sudah putus. Angkutan pedesaan tidak bisa lintas lagi. Paling-paling roda dua. Itu pun harus hati-hati, bisa-bisa tergelincir masuk ke kali,” ujar Boy, salah satu warga Kolisia.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka M. Daeng Bakir membenarkan terdapat 370 jiwa di Dusun Magerepu yang terancam terisolir. Pihaiknya sudah berupaya melakukan pendekatan dengan 137 kepala keluarga untuk dievakuasi, tetapi mereka memilih untuk bertahan di dusun itu.
“Kami sudah komunikasikan dengan warga di dusun itu, kita siap evakuasikan mereka ke rumah-rumah keluarga. Tapi mereka tidak mau. Mereka ingin bertahan di kampung mereka,” jelas Daeng Bakir.
Daeng Bakir menambahkan warga Dusun Magerepu mengaku tidak akan terisolir jika ada jalan alternatif yang bisa menghubungkan mereka hingga ke Jalan Trans Flores Maumere-Magepanda. Satu-satunya jalan alternatif yakni melewati kebun-kebun warga sekitar.
Untuk menjawabi itu, BPBD Sikka telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Kolisia, agar membangun komunikasi dengan pemilik-pemilik kebun, sehingga warga Dusun Magerepu yang hendak keluar atau kembali, bisa melintasi kebun-kebun warga.
“Mereka hanya bisa lewat kebun warga. Nanti Kepala Desa Kolisia yang urus. Saya belum dapat informasi terkini dari kepala desa. Tapi sejauh ini belum ada keluhan dari warga yang terancam terisolir. Semoga sudah ada jalan keluar,” jelas Daeng Bakir.
Sebagian besar penduduk Dusun Magerepu adalah petani. Ada beberapa orang yang menafkahi hidup sebagai tukang ojek. Media ini masih kesulitan mendapat data pasti, misalnya berapa banyak anak sekolah, ibu hamil, jompo, dan penyandang disabilitas.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru