AHP Bagi PIP kepada 1.000 Lebih Pelajar di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Februari 2019 - 20:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 18 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI andreas Hugo Pareira sedang memberikan sertifikat kepada orang tua penerima Program Indonesia Pintar di Aula SMAN 2 Maumere, Sabtu (23/2)

Anggota DPR RI andreas Hugo Pareira sedang memberikan sertifikat kepada orang tua penerima Program Indonesia Pintar di Aula SMAN 2 Maumere, Sabtu (23/2)

Maumere-SuaraSikka.com: Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (AHP) membagi dana pendidikan dalam bentuk Program Indonesia Pintar kepada lebih dari 1.000 pelajar di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Pembagian PIP dilaksanakan selama dua hari di tempat berbeda yakni Sabtu (23/2) di Aula SMAN 2 Maumere, dan Minggu (23/2) di Aula Mardiwiyata Maumere.
Dana pendidikan ini diterima langsung oleh orang tua atau orang tua wali. AHP menyerahkan dalam bentuk sertifikat dan dokumen tata pencairan. Nantinya pencairan dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan terlebih dahulu  mengaktifasi rekening penerima.
PIP merupakan program pendidikan yang disalurkan kepada anak-anak sekolah yang sangat membutuhkan. PIP berbeda dengan Kartu Indonesia Pintar yang lebih dikenal dengan sebutan KIP. Untuk PIP penyalurannya hanya satu kali dalam satu tahun dengan nominal Rp 750.000 untuk tingkat sekolah menengah pertama, dan Rp 1 juta untuk tingkat sekolah menengah atas.
AHP Bagi PIP kepada 1.000 Lebih Pelajar di Sikka
Ratusan orang tua dan orang tua wali penerima PIP sedang mendengarkan penjelasan anggota DPR RI AndreasHugo Pareira
Data penerima PIP diperoleh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mendapatkan laporan dari sekolah-sekolah. AHP sebagai salah satu wakil rakyat dari Daerah Pemilihan NTT 1 yang meliputi Flores, Lembata dan Alor diminta untuk ikut memperhatikan penyaluran dana pendidikan PIP, khusus untuk Dapil NTT 1.
“Sebenarnya saya ini di Komisi I DPR RI, tidak ada urusan langsung dengan pendidikan yang ada di Komisi X. Tapi saya perhatikan banyak sekali anak di Flores, Lembata dan Alor yang membutuhkan PIP. Apalagi ada juga penyaluran yang tidak tepat sasaran. Akhirnya saya koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan syukur kementerian memberikan dukungan positip,” ujar AHP.
AHP mengatakan pendidikan merupakan kunci dalam sebuah perubahan. Karena itu sesuai perintah undang-undang, maka pemerintah wajib menyediakan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN setiap tahun.
Politisi PDI Perjuangan ini berharap PIP dapat membantu dan menyokong anak-anak penerima bantuan untuk menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan daerah. Dia mengingatkan untuk tidak melihat besaran jumlahnya, tapi sebaliknya bagaimana pemerintahan sekarang memberikan kepedulian kepada anak-anak sekolah yang layak mendapatkan PIP.
Pantauan media ini, para orang tua, orang tua wali dan pelajar penerima PIP memadati Aula SMAN 2 Maumere. Kapasitas aula tidak bisa menampung semangat para penerima PIP yang meluber hingga ke luar aula. Sebagian besar orang tua penerima PIP begitu antusias dengan program Presiden Jokowi yang dirasakan bermanfaat untuk anak-anak sekolah.
AHP berjanji akan berjuang agar kuota penerima PIP di Flores, Lembata dan Alor bisa meningkat setiap tahun, termasuk juga nominalnya. Dia mengingatkan untuk memanfaatkan dana pendidian sesuai dengan tujuannya.*** (eny)
Baca Juga :  Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Berita Terkait

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:47 WITA

Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:04 WITA

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:51 WITA

Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:33 WITA

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA

PSG Juara Liga Champions 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Berita Terbaru

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA