Dovizioso Lebih Dulu Sentuh Garis Finis

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 11 Maret 2019 - 08:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andrea Dovizioso

Andrea Dovizioso

Qatar-SuaraSikka.com: MotoGP 2019 dibuka dengan balapan panas dan seru di Sirkuit Losail. Duel sengit di lintasan Sirkuit Losail Qatar ini seperti sebuah ulangan atas apa yang terjadi musim lalu. Andrea Dovizioso menyentuh garis finih lebih dulu, lebih cepat 0,023 detik dari Marc Marquez.
Dalam balapan yang berjalan seru semenjak start, Marquez dan Dovi kemudian terlibat duel klasik nan sengit di jelang balapan berakhir. Berulang kali mereka saling susul, termasuk upaya Marquez menyalip di tikungan terakhir jelang finis. Tapi, seperti yang terjadi musim lalu, Marquez gagal menang.
Dovizioso yang start dari posisi dua, menjalani start gemilang untuk bisa memimpin balapan saat memasuki tikungan pertama. Maverick Vinales, yang menjadi pemilik pole, justru terlempar jauh ke belakang hingga posisi delapan. Marquez ada di posisi dua pada periode ini.
Juga tampil baik di awal race ini adalah Jack Miller. Pembalap Alma Pramac Racing itu menantang duel Marquez dan berhasil menyalip sang juara dunia untuk merebut posisi dua tak lama setelah start. Tapi Miller tak bisa berlama-lama ada di sana, dia sepertinya mengalami kendala yang membuat dengan cepat merosot keluar dari 10 besar.
Memasuki lap empat, Doviozo dan Marquez masih memimpin balapan. Sementara di barisan tengah Valentino Rossi mulai masuk 10 besar dan bertengger di urutan sembilan saat memasuki lap 4.
Setelah Miller menghilang, gantian merecoki persaingan di posisi terdepan adalah Alex Rons. Bukan cuma menyalip Marquez untuk duduk di posisi dua, rider 23 tahun dari tim Suzuki itu bahkan memimpin jalannya balapan. Namun Rins tidak bisa bertahan lama di posisi paling depan. Di lintasan lurus garis start/finish, Dovi merebut kembali posisi terdepan.
Bukan cuma Rins yang tampil bagus di seri perdana ini. Joan Mir juga memikat di atas Suzukinya dengan ikut bertarung di baris terdepan.
Saat tiga pembalap di posisi terdepan, Rins, Dovi, dan Marquez, terlibat persaingan sengit, Rossi kembali memperbaiki posisinya. Dia naik ke urutan delapan untuk menempel rekan setimnya Vinales.
Marquez sempat keluar dari tiga besar saat posisinya diambil Petrucci, meski itu tak berlangsung lama.
Beralih ke baris belakang, Jorge Lorenzo menjalani malam yang berat pada debut bersama Repsol Honda. Sampai balapan menyisakan 10 putaran dia masih berada di urutan 17.
Balapan makin seru di lap-lap pamungkas. Saat race menyisakan tujuh putaran, Rins mengambil posisi dua dari Marquez. Di lap yang sama Rossi memperbaiki posisinya naik ke urutan tujuh. Marquez baru bisa masuk dua besar lagi pada saat balapan tersisa empat lap.
Klimaks balapan ini terjadi di dua lap pamungkas. Diawali dengan kesalahan yang dibuat Dovizioso sehingga Marquez bisa merebut posisi terdepan.  Namun Dovizioso bisa merebut kembali posisi satu saat melewati garis start-finis memasuki lap terakhir. Dari posisi dua, Marquez terus membayangi  dengan ketat mencari celah untuk mencuri posisi terdepan di saat-saat terakhir.
Marquez mencoba merebut kembali posisi terdepan di tikungan terakhir sebelum garis finis. Meski sempat berada di depan, Marquez kehilangan momentum. Dovizioso berhasil melesat dan menyentuh garis finis di posisi pertama.
Namun kemenangan Dovizioso melahirkan gugatan oleh empat tim rival Ducati. Motor yang ditunggangi Dovi dicurigai memakai komponen ilegal. Pada race tersebut, Ducati memperkenalkan winglet baru di depan ban belakang. Komponen itulah yang diprotes para rival.
Dikutip dari Autosport, ada empat pabrikan sudah menyatakan protes atas keberadaan winglet tersebut. Mereka adalah Honda, Suzuki, Aprilia, dan KTM. Cuma Yamaha yang sejauh ini tidak menyatakan protes.
Winglet tersebut sebenarnya sudah diujicoba Ducati pada sesi tes pramusim oleh Danilo Petrucci. Pada MotoGP Qatar, baik Petrucci dan Dovi sama-sama memakai perangkat tersebut.
Teknikal Direktur MotoGP kini sudah meminta Ducati menyerahkan winglet tersebut, yang diduga bisa membantu mendinginkan ban belakang.*** (eny)
Baca Juga :  Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA