Polisi Ciduk Pelaku Pembuang Bayi, Ternyata Ibu Kandung Sendiri

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Maret 2019 - 17:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 23 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RR, pelaku pembuang bayi di Sungai Enakter Kecamatan Waibalama Kabupaten Sikka digiring polisi ke Mapolres Sikka, Senin (25/3)

RR, pelaku pembuang bayi di Sungai Enakter Kecamatan Waibalama Kabupaten Sikka digiring polisi ke Mapolres Sikka, Senin (25/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Dalam waktu dua hari saja, aparat kepolisian berhasil menciduk RR, pelaku yang diduga membuang bayi perempuan di Sungai Enakter Desa Ilinmedo Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Hampir sesuai dengan dugaan banyak orang, pelakunya adalah ibu kandung sendiri.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang yang dikonfirmasi di Maumere, Senin (25/3) siang tentang tertangkapnya RR, belum mau memberikan keterangan secara resmi. Dia beralasan menunggu hasil penyelidikan.
Informasi yang dihimpun media ini, operasi penangkapan RR dipimpin Kapospol Talibura Bripka Maleakhi atau yang biasa disapa Berger. RR berasal dari Dusun Tanakepi Desa Tanarawa diciduk dari kediamannya, Senin (25/3). Polisi nerhasil meringkus RR setelah mendapatkan banyak informasi yang mengarah kepada perempuan berusia 39 tahun itu.
Agar suasana tetap kondisf, awalnya polisi meminta bantuan beberapa bidan di Desa Tanarawa dan Desa Ilinmedo serta L9nmas setempat untuk melakukan pendekatan kepada RR. Namun perempuan ini masih belum mengaku. Setelah itu Berger bersama  Camat Waiblama Antonius Jabo Liwu melakukan pendekatan ulang. Dri pendekatan persuasive inilah RR akhirnya mengaku sebagai pelaku yang membuang bayi.
RR mengaku melahirkan bayi tersebut pada Rabu (20/3) lalu. Dia belum memberikan keterangan detail alasannya membuang darah daging sendiri. Setelah bayi itu lahir, RR kemudian menuju Sungai Enakter dan membuangnya.
Setelah memberikan pengakuan sebagai pelaku, ibu uda ini akhirnya digiring ke Mapolres Sikka. Dari beberapa foro yang diterima media ini, tampak RR mengenakan baju berwarna merah dan kain lipa. Beberapa anggota polisi, aparat pemerintah dan bidan tampak duduk santai bersama RR, diduga itu adalah rumah RR.
Ketika digiring keluar dari rumahnya, RR menutup kain lipa ke atas kepalanya. Dia membawa serta sebuah kresek berwarna biru. Belum diketahui isi dalam tas kresek tersebut. Berger memegang erat tangan RR dan menuntunnya menuju kendaraan yang kan membawa RR ke Mapolres Sikka di Jalan Ahmad Yani  Maumere, kurang lebih 50 kilometer jauhnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Ilinmedo Kecamatan Waiblama sempat heboh pada Sabtu (23/3), menyusul temuan bayi perempuan di Sungai Enakter. Bayi perempuan itu ditemukan oleh Januarius Nong yang hendak pulang memancing dari sungai itu. Bayi perempuan itu ditemukan sudah tidak bernyawa. Kepalanya tertelungkup ke bagian air sungai. Badan bayi itu sudah  membengkak dan aroma yang tidak sedap.*** (eny)
Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru