Kegiatan sortir surat suara di halaman Kantor KPU Sikka
Maumere-SuaraSikka.com: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka telah menyelesaikan sortir dan lipat surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada Minggu (24/3). Dari delapan jenis surat suara yang diterima, diketahui terdapat 28.954 surat suara yang rusak.
Kegiatan sortir dan lipat suara ini berlangsung di halaman Kantor KPU Sikka di Jalan Eltari Dalam Kelurahan Kota Uneng. KPU Sikka melibatkan 120 relawan untuk aktifitas sejak Sabtu (16/3) lalu.
Pada tiga hari pertama, Sabtu-Senin (16-18/3), relawan menemukan sebanyak 10.613 lembar surat suara Pemilu DPR RI Dapil NTT 1 yang rusak. Ini merupakan jenis surat suara rusak yang paling banyak dari jenis surat suara lainnya. Penyortiran dilakukan terhadap 202.544 lembar surat suara.
Suasana sortir surat suara di halaman Kantor KPU Sikka
Menyusul setelah itu, pada Senin-Rabu (18-20/3), relawan melakukan sortir surat suara Pemilu DPRD Propinsi Dapil NTT 5. Dari 202.976 lembar surat suara, relawan menemukan surat suara rusak sebanyak 7.120 lembar. Sortir surat suara dilanjutkan pada Rabu-Kamis (20-21/3) untuk Pemilu DPD RI. Terdapat 797 lembar surat suara yang rusak dari 205.223 surat suara. Ini adalah jenis surat suara yang rusak paling sedikit.
Selanjutnya selama dua hari, Jumat-Sabtu (22-23/3) kegiatan penyortiran mulai masuk pada empat jenis surat suara untuk DPRD Kabupaten Sikka, dimulai dari Dapil Sikka 1 sampai Dapil Sikka 4.
Untuk Dapil Sikka 1, ditemukan 1.603 lembar surat suara yang rusak dari 58.740 lembar. Lalu Dapil Sikka 2 terdapat 1.300 lembar surat suara yang rusak dari 45.454 lembar. Dapil Sikka 3 mencatat surat suara rusak yang paling banyak yakni 4.193 lembar dari 53.108 lembar. Dan untuk Dapil Sikka 4 ditemukan 2.147 lembar surat suara yang rusak dari 45.958 lembar.
Kegiatan sortir dan lipat suara berakhir pada Minggu (24/3), terhadap 198.470 lembar surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Relawan menemukan 1.181 lembar surat yang rusak.
Sebagaimana pantauan media ini, surat suara yang rusak didominasi oleh rembesan tinta cetak pada lembaran surat suara. Akibatnya lembaran surat suara tidak tampak jernih dan bersih. Selain itu terdapat juga robekan pada pinggir lembaran surat suara. Surat suara yang rusak adalah murni kesalahan proses cetak pada percetakan.
Tumpukan surat suara yang sudah disrotir dan dilipat relawan
Aktifitas selama 9 hari berturut-turut ini dipantau serius oleh komisoner KPU Sikka dan Bawaslu Sikka. Kegiatan ini dijaga ketat aparat Polri dan TNI daerah setempat. Seluruh proses kegiatan ini berlangsung kondusif sejak pagi hingga malam hari.
Ketua KPU Sikka Feri Soge mengatakan pihaknya terus memberikan laporan perkembangan terkait kegiatan sortir dan lipat suarat suara. Seluruh data angka yang terkait dengan surat suara dilaporkan sebagaimana fakta-fakta yang terjadi, seperti jumlah dos surat suara, jumlah surat suara yang diterima, jumlah surat suara yang disortir, jumlah surat suara yang baik, jumlah surat suara yang rusak, dan kekurangan atau kelebihan surat suara.*** (eny)