Aldo Juarai The Voice  Indonesia 2018

0
98
Aldo Juarai The Voice Indonesia 2018
Penampilan Aldo pada malam grandfinal, Kamis (28/3), di Studio 8 MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta
Maumere-SuaraSikka.com: Panggung spektakuler The Voice Indonesia 2018 meledak. Aldo mencatat sejarah yang membanggakan warga masyarakat Propinsi NTT. Anak muda asal Kabupaten Ngada ini berhasil menembus puncak juara pada malam grandfinal konstestasi bergengsi di  Studio 8 MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (28/3) malam.
Pada  Grandfinal The Voice Indonesia ini Aldo membawakan secara prima lagu Terjebak Nostalgia dari Raisa. Tampil terakhir di empat besar grandfinal, pelajar SMA Katolik Regina Pacis Bajawa ini berhasil mendapat vote tertinggi mengalahkan Rambu, Gok dan Virza di babak empat besar.
Armand Maulana sebagai coach menilai kemenangan anak didiknya itu sangat ideal. Apalagi mengingat penampilan Aldo di setiap pekannya yang sering menuai pujian dari para choaces.
“Saya kira kemenangan Aldo malam ini kemanangan paling ideal. Aldo itu kata coach lainnya enggak buat sakit hati saat menang. Secara nyanyinya bagus, prima, punya voting tinggi,” ujar Armand Maulana.
Putera pasangan Amatus Lawe dan Maria Magdalena Bhoki itu sendiri tidak menyangka didapuk menjadi juara. Apalagi jika melihat penampilan semua finalis yang sudah memberikan penampilan terbaiknya di babak grandfinal.
“Perasaannya senang sekali dan tidak menyangka memenangkan The Voice Indonesia. Untuk penampilan delapan peserta yang terbaik, sudah memberikan yang terbaik,” kata dia.
Atas kemenangannya di The Voice Indonesia 2018, Aldo pun berhak atas hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 250 juta. Selai itu ia juga mendapatkan piala serta kontrak eksklusif dengan label rekaman Universal Studio. Selain itu, Aldo bersama tiga peserta lainnya yang lolos empat besar The Voice Indonesia juga mendapatkan paket liburan ke Singapura.
Pada  Grandfinal The Voice Indonesia ini Aldo membawakan secara prima lagu Terjebak Nostalgia dari Raisa. Tampil terakhir di empat besar grandfinal, Aldo berhasil mendapat vote tertinggi mengalahkan Rambu, Gok dan Virza di babak empat besar.
Aldo lahir di Cibitung, Jakarta, pada 2 Juni 2001, ketika orangtuanya bekerja di Jakarta. Aldo kemudian pindah ke Bajawa dan sekolah SD, SMP dan SMA di Bajawa. Saat ini usianya masih 17 tahun.
Aldo pernah menjadi juara pertama Lomba FLS2N di Kupang. Dia juga pernah juara pertama solo vokal pop tingkat nasional pada ajang Indonesian Stars Ethnic yang diselenggarakan Intermodel Management Jakarta.
Kemenangan Aldo semakin lengkap dengan kehadiran Wakil Gubernur NTT Joseph Nae Soi dan Ketua TP PKK NTT Julie Laiskodat. Dua tokoh ini bangga karena NTT memiliki talenta yang bisa bersaing secara nasional. Apalagi dalam babak delapan besar NTT memberi kontribusi dengan mengutus 3 wakil yakni Aldo, Phillips, dan Rambu. Sayang, Phillips gagal menembus empat besar.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini