Berkunjung ke Rumah Sakit, Jangan Sampai Tertular Penyakit

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 30 April 2019 - 23:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 166 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Rumah sakit bisa menjadi tempat terbaik untuk mengatasi aneka gangguan pada tubuh manusia. Namun siapa sangka jika lingkungan rumah sakit bisa menjadi sumber penularan bermacam kuman penyebab berbagai penyakit. Kuman penyakit yang ada di rumah sakit bisa menular dari satu pasien ke pasien lain, maupun ke pembesuk dan petugas di rumah sakit tersebut.
Infeksi yang menyebar dan masuk pada seseorang yang berada di rumah sakit disebut Infeksi Nosokomial atau HAI (Health Care Associated Infection).  Pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial mutlak harus dilaksanakan di rumah sakit. Hal ini disebabkan kejadian infeksi nosokomial dapat menimbulkan kerugian bagi pasien. Kerugian itu bisa berdampak mulai dari perawatan menjadi lebih lama yang berarti dapat memperlama penderitaan baik secara fisik dan mungkin psikis serta finansial. Juga bisa berefek kepada kejadian paling serius yaitu kematian.
Penelitian yang dilakukan oleh Association of Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC) pada tahun 2017, menemukan bahwa lantai rumah sakit memiliki risiko tinggi dalam menularkan infeksi. Di mana lantai di ruang pasien terbukti mengalami kontaminasi bakteri. Oleh karena itu, Anda yang sedang berada di rumah sakit untuk menjaga keluarga atau berkunjung, ada baiknya tetap menjaga diri agar tidak terjadi infeksi.
Ada beberapa cara pencegahan tertular penyakit di rumah sakit:
  1. Mencuci tangan atau gunakan hand sanitizer, sebelum dan sesudah kontak dengan pasien dan lingkungannya seperti tempat tidur, seprei, peralatan medis pasien dan lantai ruangan pasien.
  2. Memakai perlindungan berupa masker jika ingin berinteraksi dengan pasien dengan kondisi tertentu seperti infeksi saluran nafas.
  3. Pastikan tubuh dalam kondisi fit saat berkunjung. Mengkonsumsi suplemmen multivitamin lain jika diperlukan untuk mempertahankan kebugaran tubuh.
  4. Sedapat mungkin tidak memakai toilet yang telah dipergunakan oleh para pasien yang sedang menjalani perawatan intensif.
  5. Tidak menyentuh peralatan medis yang telah dibuang di tempat sampah yang sebelumnya telah digunakan untuk pengobatan misalnya jarum suntik, kapas, cairan obat obatan, cairan darah dan lain lain.
  6. Jangan membawa anak di bawah umur untuk membesuk pasien meski pasien tersebut adalah sesama anak kecil. Anak memiliki kekebalan tubuh yang masih rendah sehingga sangat rentan penyakit.
Demikian tips bagi pengunjung rumah sakit agar bisa terhindar dari tertularnya beragam penyakit. Kiranya tips ini dapat berguna untuk semua pengunjung rumah sakit.
Artikel ini ditulis oleh dr. Imaculata Sonia Vidaryo Lameng, dokter pada RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Propinsi NTT (disadur dari berbagai sumber).***
Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Anggota DPRD Sikka Seyogyanya Menulis: Politik Tidak Cukup Hanya Bicara
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru