Ribuan Data Ganda Peserta BPJS Kesehatan, Pemkab Sikka Rugi Rp 3,3 Miliar

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 27 Mei 2019 - 15:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 46 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo memberikan keterangan kepada para wartawan saat coffee morning di Rumah Jabatan Bupati Sikka, Selasa (21/5)

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo memberikan keterangan kepada para wartawan saat coffee morning di Rumah Jabatan Bupati Sikka, Selasa (21/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong menyebut ada 11.000 data ganda peserta BPJS kesehatan di Kabupaten Sikka. Akibatnya pemerintah setempat mengalami kerugian senilai Rp 3,3 miliar.
Informasi ini disampaikan Robby Idong dalam kegiatan coffee morning bersama wartawan yang bertugas di Kabupaten Sikka pada Selasa (21/5), di Rumah Jabatan Bupati Sikka di Jalan Eltari. Hadir saat itu antara lain Kepala Dinas Sosial Emmy Laka, selaku instansi teknis yang mengelola validasi data kepesertaan.
Menurut dia, kesalahan data penerima dengan status ganda yang dilaporkan kepada BPJS Kesehatan berdampak merugikan pemerintah. Pemkab Sikka telah membayar klain tapi tidak dinikmati manfaatnya oleh masyarakat.
“Jadi sebenarnya kesehatan masyarakat kita sudah dijamin 100 persen oleh BPJS Kesehatan. Tetapi karena ada kesalahan data yang mengakibatkan 11.000 data ganda sehingga jaminan kesehaan baru mencakup 95 persen,” ungkap dia.
Munculnya data ganda, kesan Robby Idong, akibat validasi yang dilakukan secara amburadul. Dia menyebut pekerjaan validasi dilakukan tidak dengan hati. Untuk mendapatkan data yang riil, katanya, sementara ini pemerintah tengah merapikan kembali.
Hingga kini masih terdapat kurang lebih 15.000 jiwa warga masyarakat Kabupaten Sikka yang belum dilindungi jaminan kesehatan oleh BPJS Kesehatan. Padahal, dengan tambahan dana Rp 1,2 miliar, seyogyanya seluruh warga masyarakat Sikka sudah dilindungi jaminan kesehatan.*** (eny)
Baca Juga :  Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Berita Terkait

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA