Ribuan Data Ganda Peserta BPJS Kesehatan, Pemkab Sikka Rugi Rp 3,3 Miliar

0
127
Ribuan Data Ganda Peserta BPJS Kesehatan, Pemkab Sikka Rugi Rp 3,3 Miliar
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo memberikan keterangan kepada para wartawan saat coffee morning di Rumah Jabatan Bupati Sikka, Selasa (21/5)
Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong menyebut ada 11.000 data ganda peserta BPJS kesehatan di Kabupaten Sikka. Akibatnya pemerintah setempat mengalami kerugian senilai Rp 3,3 miliar.
Informasi ini disampaikan Robby Idong dalam kegiatan coffee morning bersama wartawan yang bertugas di Kabupaten Sikka pada Selasa (21/5), di Rumah Jabatan Bupati Sikka di Jalan Eltari. Hadir saat itu antara lain Kepala Dinas Sosial Emmy Laka, selaku instansi teknis yang mengelola validasi data kepesertaan.
Menurut dia, kesalahan data penerima dengan status ganda yang dilaporkan kepada BPJS Kesehatan berdampak merugikan pemerintah. Pemkab Sikka telah membayar klain tapi tidak dinikmati manfaatnya oleh masyarakat.
“Jadi sebenarnya kesehatan masyarakat kita sudah dijamin 100 persen oleh BPJS Kesehatan. Tetapi karena ada kesalahan data yang mengakibatkan 11.000 data ganda sehingga jaminan kesehaan baru mencakup 95 persen,” ungkap dia.
Munculnya data ganda, kesan Robby Idong, akibat validasi yang dilakukan secara amburadul. Dia menyebut pekerjaan validasi dilakukan tidak dengan hati. Untuk mendapatkan data yang riil, katanya, sementara ini pemerintah tengah merapikan kembali.
Hingga kini masih terdapat kurang lebih 15.000 jiwa warga masyarakat Kabupaten Sikka yang belum dilindungi jaminan kesehatan oleh BPJS Kesehatan. Padahal, dengan tambahan dana Rp 1,2 miliar, seyogyanya seluruh warga masyarakat Sikka sudah dilindungi jaminan kesehatan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini