Kapal Roro Beroperasi Lagi di Sikka

0
145
Kapal Roro Beroperasi Lagi di Sikka
KMP Windu Karsa Dwytia sedang bersandar di Pelabuhan Feri Kewapante, Selasa (4/6)
Maumere-SuaraSikka.com: Setelah vakum hampir 2 tahun, kini kapal roro (roll on roll off) kembali beroperasi di Kabupaten Sikka untuk melayani rute Maumere-Surabaya PP. Pada Selasa (4/6), KMP Windu Karsa Dwytia bersandar di Pelabuhan Feri Kewapante, sekitar 8 kilometer dari Kota Maumere. Rencananya pelayaran perdana akan dimulai pada Minggu (9/6) mendatang.
Kehadiran KMP Windu Karsa Dwytia tidak terlepas dari perjuangan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong. Tekad ini digelorakan semata untuk meningkatkan pertumbuhan pembangunan di Kabupaten Sikka. Kehadiran kapal roro diyakini bisa meningkatkan pertumbuhan pada berbagai sektor pembangunan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka Wihelmus Sirilus mengatakan sebelumnya pihaknya telah melakukan pendekatan kepada 4 perusahaan jasa transportasi jenis kapal roro. Namun semua pendekatan ini berujung gagal karena berbagai alasan. Pemerintah daerah baru mendapatkan kesepakatan kerja sama dengan PT Windu Karsa selaku perusahaan jasa penyeberangan.
Pantauan media ini di Pelabuhan Feri Kewapante, KMP Windu Karsa Dwytia bersandar di di dermaga tepat pukul 10.25 Wita, lebih cepat 2 jam dari waktu yang dijadwalkan. Warga masyarakat pun ramai mendatangi pelabuhan untuk menyaksikan dari dekat KMP Windu karsa Dwytia.
Bupati Robby Idong yang tiba sekitar pukul 12.00 Wita tampak bangga dan gembira melihat KMP Windu Karsa Dwytia sdah berlabuh di Pelabuhan Feri Kewapante. Dia berharap kehadiran kapal roro ini mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sikka. Robby Idong didampingi Manajer Operasional PT Windu Karsa Togar Napitupulu berkesempatan mengelilingi seluruh ruangan kapal.
Kapal Roro Beroperasi Lagi di Sikka
Bupati Sikka dan Wakil Bupati Sikka bersama Manajer Operasional PT Windu Karsa
“Saya yakin masyarakat masih membutuhkan alternatif penyeberangan. Masyarakat cukup antusias. Tapi kita akan bekerja terus untuk melihat perbaikan-perbaikan, sehingga mudah-mudahan dalam beberapa bulan sudah terbentuk suatu sistem yang lebih baik sehingga bisa menjamin keberlanjutan,” ungkap Robby Idong kepada wartawan di atas kapal roro.
Togar Napitupulu menjelaskan kapal roro ini berangkat dari Pelabuhan Merak, tempat di mana kapal tersebut selama ini melayani jasa transportasi. Kapal ini mampu mengangkut paling banyak 60 unit kendaraan, di mana 20-25 unit kendaraan jenis colt diesel sampai truk, dan 35 unit kendaraan-kendaraan kecil. Selain itu kapal ini juga bisa mengangkut 400 penumpang.
Dia mengaku sampai sekarang belum ada penjadwalan pelayaran termasuk besarnya biaya. Manajemen kapal akan melakukan koordinasi lanjutan bersama pemerintah untuk menetapkan jadwal dan tarif berlayar.
Menurut informasi, pemerintah akan menggelar launching kehadiran kapal roro pada Sabtu (8/6). Launching ini akan dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT Windu Karsa.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini