Kasus Fitnah Pendamping Desa di PaluE, Penyidik Akan Panggil Manto Eri

0
240
Kasus Fitnah Pendamping Desa di PaluE, Penyidik Akan Panggil Manto Eri
Kasat reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan
Maumere-SuaraSikka.com: Penyidik Polres Sikka terus mengembangkan pemeriksaan atas kasus pemfitnahan kepada pendamping desa di Kecamatan PaluE yang bernama Inosensius Ino. Untuk melengkapi berita acara pemeriksaan, penyidik akan memanggil Yoseph Karmianto Eri, anggota DPRD Sikka, sebagai terlapor pada kasus ini.
Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan menjelaskan penyidik masih terus melakukan pemeriksaan. Sementara ini sudah tiga saksi yang dimintai keterangan. Penyidik masih membutuhkan keterangan dari terlapor.
“Saksi-saksi kita sudah periksa. Nanti kami akan panggil lagi Saudara Yoseph Karmianto Eri selaku terlapor. Kami akan mendengarkan keterangannya,” jelas Heffri Dwi Irawan di Polres Sikka, Senin (10/6).
Heffri Dwi Irawan mengatakan penanganan kasus ini sedikit agak terlambat, karena penyidik yang menangani kasus tersebut juga menjadi anggota Sentra Gakumdu Sikka. Di Sentra Gakumdu Sikka, tengah dihadapakan dengan dua kasus yang menyita perhatian publik yakni dugaan penggelembungan suara yang melibatkan PPK Hewokloang dan PPK Alok Timur.
Meski demikian, Hefri Dwi Irawan menegaskan pihaknya akan menyelesaikan kasus laporan pemfitanahan yang melibatkan anggota DPRD Sikka sebagai terlapor.
Sebagaimana diberitakan, seorang pendamping desa di Kecamatan PaluE Kabupaten Sikka  Propinsi NTT bernama Inosensius Ino menyeret anggota DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri ke kantor polisi. Dioduga anggota DPRD Sikka itu melakukan penghinaan dan intimidasi, bahan dengan mengeluarkan kata-kata makian yang tidak pantas.
Yoseph Karmianto Eri yang diklarifikasi terkait hal ini belum mau memberikan keterangan lebih detail. Ketua DPC PKB Sikka itu beralasan persoalan ini adalah urusan keluarga. Kuat kemungkinan dia akan menempuh jalur kekelurgaan untuk menyelesaikan persoalan ini. Sementara Inosensius Ino sendiri tetap teguh menyelesaikan masalah ini melalui jalur hukum.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini