Kejar Janji Beasiswa, Ratusan Calon Mahasiswa Daftar di Bagian Humas

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 10 Juni 2019 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah calon mahasiswa yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa di Kabupaten Sikka, Senin (10/6)

Sejumlah calon mahasiswa yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa di Kabupaten Sikka, Senin (10/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Kantor Bagian Humas dan Protokol Setda Sikka di Jalan Ahmad Yani penuh sesak dengan ratusan calon mahasiswa, Senin (10/6). Mereka mendaftarkan diri untuk mengejar janji Bupati Sikka yang akan memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu.
Para calon mahasiswa ini rata-rata lulusan SMA atau sederajat di Kabupaten Sikka. Mereka membawa serta beberapa persyaratan adminsitrasi seperti surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari desa, fotocopy kartu keluarga, fotocopy kartu tanda penduduk, fotocopy ijazah bagi yang sudah mendapatkan ijazah, dan fotocopy surat keterangan lulus bagi siswa yang baru saja lulus namun belum menerima ijazah.
Selvianus Sentis, warga Desa Nenbura Kecamatan Doreng, mengantar anaknya untuk mendaftarkan diri mendapatkan beasiswa. Dia mengaku berjuang mendapatkan beasiswa karena dirinya tidak mampu menyekolahkan anak perempuannya yang baru saja lulus dari SMA Santo Petrus Kewapante.
Sebelum mendaftar ke Bagian Humas dan Protokol Setda Sikka, dia mengaku sudah mendaftarkan anaknya di Unipa Maumere. Dia telah embayar biaya pendafaran sebesar Rp 250.000. Karena itu selain melengkapi persyaratan yang diminta pemerintah setempat, dia juga membawa bukti pendaftaran dan bukti pembayaran pendaftaran di Unipa Maumere.
Kejar Janji Beasiswa, Ratusan Calon Mahasiswa Daftar di Bagian Humas
Maria Yunita (baju merah) sedang mendaftar untuk mendapatkan beasiswa
Maria Yunita, alumni SMK Santo Gabriel Maumere ikut mendaftarkan diri untuk mendapatkan beasiswa. Perempuan lulusan tahun 2018 ini baru mau melanjutkan studi ke IKIP Muhammadiyah setelah satu tahun bekerja pada sebuah perusahaan swalayan.
Sebagai anak seorang petani, warga Desa Nele Wutung Kecamatan Nele ini berharap bisa mendapatkan beasiswa dari pemerintah sebagaimana dijanjikan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong.
Hal yang sama disampaikan Jericho Welin, calon mahasiswa IKIP Muhammdiyah yang juga ikut mengejar janji beasiswa. Alumnus SMA John Paul II ini berharap bisa terakomodir mendapatkan beasiswa. Dia mengatakan orangtuanya tidak mampu membiayai kuliah, sehingga beasiswa yang dijanjikan Bupati Sikka diyakini dapat mengurangi beban orang tua.
Pantauan media ini, ratusan calon mahasiswa mendaftar secara bergilir. Hanya satu orang staf Bagian Humas dan Protokol Setda Sikka yang melayani pendaftaran. Akibatnya terjadi antrian panjang dalam dua kelompok, yakni di dalam ruangan dan di luar ruangan.
Pendaftaran penerimaan beasiswa bagi mahasiswa ini hanya berlaku untuk tiga perguruan tinggi yaitu Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Cristo Re, Unipa Maumere, dan IKIP Muhamadiyah Maumere. Pemkab Sikka akan bekerjasama dengan tiga perguruan tinggi tersebut, yang mana kerja sama dituangkan dalam nota kesepeahaman atau MoU (Memorandum of Understanding). Sementara ini Pemkab Sikka baru menandatangani MoU dengan STT Cristo Re.
Sebagaimana diberitakan, Pemkab Sikka akan mengalokasikan beasiwa kepada 380 mahasiswa, terdiri dari 80 beasiswa untuk STT Cristo Re, 100 beasiswa untuk IKIP Muhamadiyah, dan 200 beasiswa untuk Unipa Maumere.*** (eny)
Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru