Bupati Sikka dan Ketua Fraksi PKPI Ribut Gara-Gara Garam dan Dapur

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 26 Juni 2019 - 19:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 6 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong terlibat ribut dengan Ketua Fraksi PKP Indonesia Alfridus Melanus Aeng, Rabu (26/6). Uniknya, persoalannya dipicu masalah sepele saja, hanya tentang garam dan dapur.
Tontonan ini terkesan memalukan karena dua pejabat panutan itu tampak tidak mampu mengendalikan emosional. Apalagi dipertontonkan pada sidang paripurna yang terbuka untuk umum. Rapat paripurna itu tidak saja menghadirkan legislatif dan eksekutif, tetapi disaksikan juga sejunlah masyarakat.
Ribut-ribut itu berawal dari penjelasan Bupati Sikka terhadap tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) tahun 2020. Bupati Sikka yang duduk berdampingan dengan pimpinan sidang, memberikan penjelasan untuk menanggapi sikap politik beberapa fraksi di DPRD yang meminta menghentikan kebijakan penganggaran TPP pada tahun 2020.
Robby Idong mempertahankan anggaran TPP pada tahun 2020, dengan  menggambarkan keprihatinannya terhadap pendapatan ASN. Dia menyinggung soal masalah garam dan urusan dapur yang terkadang membebankan juga ASN.
Rupanya penjelasan yang singkat itu memicu Alfridus Melanus Aeng untuk menanggapi balik. Dengan agak emosional dia meminta hak bicara kepada Wakil Ketua DPRD Sikka Donatus David yang memimpin sidang. Dia pun menyela dengan menyampaikan ilustrasi tentang garam dan urusan dapur tidak elok dibawa ke paripurna.
Robby Idong pun langsung menimpali dengan suara tinggi dan emosional bahwa dia belum selesai memberikan penjelasan. Dia mengatakan saat Alfridus Melanus Aeng menyampaikan pendapat, dia mendengarkanya. Karena itu dia meminta Alfridus Melanus Aeng mendegarkan dulu penjelasannya.
Bupati Sikka juga menyebut sudah dua kali Alfridus Melanus Aeng menyela pembicaraannya. Saat yang sama terdengar teriakan-teriakan spontan dari arah ASN yang sepertinya mendukung sikap Bupati Sikka.
Donatus David selaku pimpinan sidang langsung mengendalikan situasi yang tidak kondusif itu. Dia meminta Alfridus Melanus Aeng tidak dulu menanggapi penjelasan Bupati Sikka. Donatus David kemudian memberikan kesempatan kepada Bupati Sikka untuk melanjutkan penjelasan. Akhirnya Bupati Sikka pun melanjutkan penjelasan terkait TPP.
Perang mulut pun kemudian terjadi lagi, ketika Bupati Sikka memberikan penjelasan tentang nota kesepahaman atau MoU terkait bantuan pendidikan. Kali ini perdebatan terjadi antara Bupati Sikka dan Ketua Fraksi Partai Nasdem Siflan Angi. Perdebatan itu menyangkut pemahaman tentang definisi MoU. Lagi-lagi Bupati Sikka dan Ketua Fraksi Partai Nasdem sama-sama tidak mengontrol emosi, karena langsung berbalas pendapat dengan mengabaikan   mekanisme sidang paripurna. Debat ini pun tidak berlangsung lama.
Di akhir penjelasannya, Bupati Sikka meminta maaf kepada Alfridus Melanus Aeng dan Siflan Angi akibat silang pendapat antara mereka. Usai sidang paripurna, Bupati Sikka menyambangi dua pimpinan fraksi itu, dan berjabatan tangan saling memaafkan.
Debat mulut antara Bupati Sikka dan anggota DPRD Sikka ini dalam mekanisme proses pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) TA 2020. Pada saat kejadian ribut tersebut, agenda ini sudah memasuki keterangan pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi.*** (eny)
Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA