Fraksi-Fraksi Ragukan Tekad Robby Idong Dongkrak PAD

0
89
Fraksi-Fraksi Ragukan Tekad Robby Idong Dongkrak PAD
Ketua Fraksi Partai Golkar Maria Angelorum Mayestatis
Maumere-SuaraSikka.com: Pemkab Sikka melalui Bupati Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong bertekad mendongkrak pendapatan daerah pada TA 2020. Pemerintah mematok target Rp 121 miliar lebih, atau naik Rp 17 miliar lebih dari tahun 2019. Fraksi-fraksi di DPRD Sikka pun meragukan keseriusan tekad itu.
Tekad pemerintah diungkapkan ketika Bupati Sikka menyampaikan Pidato Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) TA 2020, Senin (24/6). Pemerintah memproyeksikan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 121.440.000.000, atau meningkat dari target tahun 2019 sebesar Rp 104.289.722.201.
Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) Maria Angelorum Mayestatis menanggapi ragu tekad Robby Idong. FPG menyangsikan kebijakan-kebijakan pemerintah dalam rencana peningkatan pendapatan daerah, termasuk usaha-usaha untuk mencapai target realisasi.
“Hampir setiap tahun, pemerintah menyampaikan hal yang sama, tetapi pengalaman menunjukkan pemerintah selalu gagal mencapai target. Sehingga bagi FPG ini merupakan teori semata,yang mana realisasinya tidak pernah terjadi,” ujar Maria Angelorum Mayestatis.
Ketua Fraksi Partai Gerindra Fabianus Toa menilai proyeksi PAD 2020 terbilang terlalu tinggi. Dia mengatakan di saat sumber-sumber pendapatan daerah yang lain mengalami penurunan drastis, justeru pemerintah punya semangat tinggi melahirkan inovasi-inovasi cemerlang yang berimplikais langsung kepada peningkatan PAD.
“Tanpa bermaksud mengkerdilkan semangat, tetapu kami berharap lebih agar proyeksi ini tidaklah sekedar asumsi teoritis semata. Penting bagi kita untuk berkaca diri dari realisasi capaian target PAD tahun-tahun anggaran sebelumnya,” kritik Fabianus Toa.
Ketua Fraksi Partai Nasdem Siflan Angi menangkap kesan penerintah hanya melakukan upaya-upaya perbaikan pada level internal berupapeningkatan kualitas sarana dan prasarana serta manajemen pelayanan. Fraksi Partai Nasdem berpendapat tidak ada upaya serius dari pemerintah melakukan inovasi dan kreatifitas dalam menggali potensi-potensi PAD yang hingga saat ini belum tersentuh.
Sampai dengan Juni 2019, pemerintah setempat sudah merealisasikan 30 persen pendapatan daerah atau sekitar Rp 31 miliar lebih. Robby Idong meyakini realisasi pendapatan daerah akan terus bertambah sampai akhir tahun.
Robby Idong telah merancang kebijakan pokok dalam merencanakan pendapatan daerah. Di depan paripurna DPRD Sikka, Senin (24/6), dia mematok dua hal mendasar yang akan diupayakan untuk meningkatkan PAD yaitu intensifikasi dan ekstensifikasi PAD, dan optimalisasi pemanfaatan aset daerah.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini