Bupati dan Wakil Bupati Sikka pose bersama dua pasangan suami istri yang menjadi keluarga inspirasi, Senin (15/7)
Maumere-SuaraSikka.com: Wajah gembira terpancar dari pasangan suami isteri Elias Moa-Fince Rumbiak dan Ignatius Teguh Budiyono-Susana Selemia. Dua pasutri yang berprofesi sebagai petani dan pemulung itu dinobatkan menjadi keluarga inspirasi di Kabupaten Sikka, karena secara mandiri sukses menyekolahkan anak-anak mereka hingga meraih gelar sarjana.
Penobatan sebagai keluarga insipirasi kepada dua pasutri ini berlangsung saat upacara apel bendera di halaman Gedung Sikka Convention Center (SCC), Senin (15/7). Apel bendera tersebut dipimpin Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, dihadiri Wakil Bupati Sikka Romanus Woga dan jajaran aparatur sipil negara (ASN) dalam lingkup Pemkab Sikka.
Paswutri Elias Moa dan Fince Rumbiak menerima penghargaan dari Bupati Sikka
Elias Moa-Fince Rumbiak warga Desa Kopong Kecamatan Kewapante, sehari-hari bekerja sebagai petani. Pasangan ini memiliki 5 orang anak. Dari hasil keringat menggarap lahan pertanian di Papua, pasangan ini berhasil menyekolahkan anak-anak mereka dengan biaya sendiri.
Anak pertama, ketiga dan keempat sudah bekerja di Papua. Hebatnya, anak keempat adalah seorang dokter. Sementara anak kedua sedang kuliah semester 7, dan anak kelima kuliah semester 5.
Petani sederhana ini sudah menetap di Desa Kopong sejak tahun 2000. Sebelumnya, Elias Moa merantau ke Papua pada tahun 1973, dan kemudian menikah dengan Fince Rumbiak, perempuan warga setempat.
Pasutri Ignatius Teguh Budiyono dan Susana Selemia menerima penghrgaan dari Bupati Sikka
Lain lagi dengan pasangan Ignatius Teguh Budiyono-Susana Selemia yang berprofesi sebagai pemulung. Dari usaha yang dipandang sebelah mata itu, pasangan yang tinggal di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur itu, sukses menyekolahkan 3 orang anaknya. Anak pertama adalah seorang dokter spesialis penyakit dalam, kini bertugas di Kabupaten Ende. Yang kedua memiliki usaha warnet, dan yang ketiga sedang kuliah semester 7.
Sebelum menjadi pemulung seperti istrinya, Ignatius Teguh Budiyono pernah menjadi tukang di Ende. Meski kerja serabutan, keduanya tetap bertahan hidup, bahkan sukses menyekolahkan anak-anak mereka dengan biaya sendiri. Kini setelah tinggal di Maumere, Ignatius Teguh Budiyono beralih profesi menjadi pemulung sama seperti istrinya.
Ihwal dua pasutri ini diketahui setelah Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo melakukan kunjungan keluarga beberapa waktu lalu ke rumah-rumah masyarakat. Tertarik dengan kehidupan dua pasutri ini, Bupati Sikka kemudian meminta Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mendatanya sebagai keluarga insipirasi.
“Hari ini mereka menghadiri undangan Bupati Sikka dalam apel. Kami yang memfasilitasi, jemput dan antar. Dua keluarga sederhana ini dipandang bisa memberi inspirasi kepada keluarga lain,” ujar Feri Herminus Dindus, Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Senin (15/7).
Feri Herminus Dindus mengatakan dua pasutri ini terpilih sebagai keluarga model optimalisasi 8 fungsi keluarga dalam rangka Hari Keluarga Nasional tingkat Kabupaten Sikka. Dua pasutri ini memenuhi 8 fungsi keluarga yaitu agama, sosial bidaya, cinta kasih, perlindungan, ekonomi, pendidikan, pelestarian lingkungan, dan reproduksi.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Sikka Even Edomeko mengatakan Bupati Sikka memberikan apresiasi yang tinggi atas upaya dan semangat kedua pasutri tersebut. Meski hanya berprofesi sebagai petani dan pemulung, kedua pasutri ini mampu menyekolahkan anak-anak mereka dengan biaya sendiri.
“Bupati Sikka memberi apresiasi yang tinggi. Dua pasutri ini benar-benar berjuang dari ksederhanaan. Mereka tidak cengeng dan mengeluh dengan keterbatasan dan kekurangan,” jelas Even Edomeko di ruang kerjanya.
Pada momen itu, Bupati Sikka juga memberikan piagam penghargaan kepada kedua pasutri, serta dukungan pemberdayaan berupa uang masing-masing Rp 1 juta. Rencanaya kedua pasutri ini akan diundang hadir pada upacara peringatan HUT RI ke-74 pada 17 Agustus 2019 mendatang.*** (eny)