Paska KLB Rabies di Sikka, Pemerintah Gelar Rapat Mendadak

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 16 Juli 2019 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa camat mengikuti rapat koordinasi penanggulangan rabies, Selasa (16/7)

Beberapa camat mengikuti rapat koordinasi penanggulangan rabies, Selasa (16/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Paska menetapkan Kabupaten Sikka sebagai kejadian luar biasa (KLB) rabies, pemerintah setempat mendadak menggelar rapat koordinasi, Selasa (16/7). Rapat koordinasi itu dipimpin Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Hengki Sali dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Maria Bernadina Sada Nenu.
Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pertanian, menghadirkan Camat Doreng, Camat Kangae, Camat Bola, Camat Nita, Camat Koting, Camat Kewa, Sekcam Lela, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Kecamatan Alok Timur, dan Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Kecamatan Waigete. Sembilan kecamatan ini sudah terserang virus rabies selama tahun 2019.
Dalam rapat tersebut, para camat, sekretaris camat dan kepala seksi membeberkan data, fakta, serta kasus gigitan hewan penyebar rabies (HPR) di masing-masing kecamatan. Selain itu ada juga penjelasan mengenai pro kontra di tengah masyarakat sehubungan dengan upaya vaksinasi HPR. Mereka juga memberikan usul saran terkait langkah-langkah penanggulangan virus rabies.
Hengki Sali menyampaikan bahwa KLB rabies berlaku selama 14 hari dan diperpanjang satu minggu. Dalam kurun waktu itu, pemerintah akan melakukan vaksinasi darurat dan eliminasi selektif terhadap HPR yang diprioritaskan pada 9 kecamatan yang rentan virus rabies.
Setelah rapat koordinasi ini, Hengki Sali meminta dilakukan rapat koordinasi internal pada masing-masing kecamatan. Dari hasil rapat koordinasi di tingkat kecamatan, kemudian dilakukan baksinasi darurat dan eliminasi selektif.
Rapat koordinasi ini juga memutuskan poin-poin penting antara lain meminta kepada setiap desa untuk mengalokasikan dana sebesar Rp 15 juta per tahun. Dana tersebut diambil dari alokmasi dana desa (ADD), yang mana pemanfaatannya untuk penanggulangan rabies di setiap desa.*** (eny)
Baca Juga :  Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Berita Terkait

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA