Besok Mulai Vaksinasi Anjing, Petugas Sasar 5 Desa di Waigete
Dibaca 25 kali
Kegiatan vaksinasi anjing di sebuah daerah
Maumere-SuaraSikka: Kabupaten Sikka telah ditetapkan sebagai wilayah kejadian luar biasa (KLB) rabies. Mulai Kamis (18/7) besok hingga dua minggu ke depan, pemerintah setempat akan melakukan vaksinasi darurat dan eliminasi selektif terhadap hewan penyebar rabies (HPR). Rencananya diawali di Kecamatan Waigete, dengan menyasar 5 desa.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Margaretha Siko yang dihubungi media ini mengatakan pihaknya akan menurunkan 45 petugas vaksinasi. Lima desa yang menjadi sasaran awal adalah Desa Egon, Nangatobong, Wairterang, Runut dan Watudiran.
Untuk memperlancar kegiatan vaksinasi dan eliminasi, Margaretha Siko mengimbau semua pemilik HPR dapat bekerjasama dan kooperatif. Partisipasi pemilik HPR, katanya, menjadi kunci penentu Kabupaten Sikka bebas rabies.
“Besok kami akan datang dari rumah ke rumah. Kami mengimbau agar para pemilik anjing rela membiarkan anjing-nya divaksin. Karena itu mohon pastikan anjing ada di rumah, sehingga mudah bagi petugas melakukan vaksinasi,” ujar dokter hewan yang biasa disapa Meta.
Dokter Meta juga berharap dukungan dari aparat tingkat kecamatan, desa dan dusun. Dia menyarankan kalau boleh disiapkan titik-titik khusus di setiap dusun, sehingga lebih memudahkan proses vaksinasi.
Dia mengajak semua pemilik anjing untuk bersama-sama memerangi virus rabies. Vaksinasi terhadap anjing merupakan bentuk perlindungan kepada anjing sehingga tidak mudah tertular virus rabies. Vaksinasi itu juga penting sehingga keluarga atau warga masyarakat lainnya terhindar dari bahaya rabies.
“Kita harus punya spirit yang sama yaitu anjing sehat keluarga selamat. Jadi saya imbau agar semua anjing mendapatkan vaksinasi,” imbau dia.
Menurut rencana, Kamis (17/7) pagi semua petugas vaksin dan yang terlibat pada kegiatan vaksinasi darurat dan eliminasi selektif akan berkumpul di Kantor Kecamatan Waigete. Usai melakukan apel, petugas vaksin langsung menyebar le desa-desa.*** (eny)