Dikabarkan Anak Hilang di Malaysia, Ibu Kandung Gantung Diri

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 17 Juli 2019 - 19:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 65 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unit Identifikasi Polres Sikka sedang melakukan olah tempat kejadian perkara gantung diri di Desa Heopuat Kecamatan Hewokloang, Rabu (17/7)

Unit Identifikasi Polres Sikka sedang melakukan olah tempat kejadian perkara gantung diri di Desa Heopuat Kecamatan Hewokloang, Rabu (17/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus gantung diri kembali terjadi lagi di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Ini kasus yang kesebelas selama tahun 2019. Masalahnya hanya sepele saja. Gara-gara dikabarkan anaknya hilang di Malaysia, DD, sang ibu kandung mengakhiri hidup dengan gantung diri.
Peristiwa ini terjadi di Dusun Kloangaur RT/RW 012/006 Desa Heopuat Kecamatan Hewokloang, Rabu (17/7) sekitar pukul 06.00 Wita. Polisi mengetahui peristiwa ini setelah mendapat laporan dari anak korban yang bernama Simprianus Teok, yang juga adalah Kepala Seksi Pemerintahan Desa Heopuat.
Kapolres Sikka melalui Kapolsek Kewapante Iptu Petrus Kanisius yang dihubungi media ini, membenarkan terjadinya peristiwa gantung diri oleh seorang perempuan berusia 70 tahun. Dugaan sementara, perempuan itu mengalami stress karena anaknya bernama Nikodemus Kleko dikbarkan hilang di Malaysia.
“Dugaan sementara karena stress. Ibu ini mendengar kabar anaknya hilang di Malaysia. Keluarga sudah berupaya mencari, tapi belum ditemukan hingga sekarang. Mungkin saja karena itu akhirnya korban gantung diri,” jelas Petrus Kanisius.
Petrus Kanisius menjelaskan sekitar pukul 06.00 Wita, Simprianus Teok bangun tidur dan langsung menuju ke dapur. Saat itu dia melihat tubuh korban tergantung pada pohon jambu mente yang berada di kebun korban. Jarak antara rumah korban dan tempat kejadian perkara sekitar 20 meter.
Melihat ibu kandungnya tergantung, Simproanus Teok langsung berteriak minta tolong. Dia pun menuju ke lokasi kejadian, dan langsung memotong tali nilon yang digunakan korban untuk menggantungkan dirinya. Tali nilon terputus, korban pun jatuh ke tanah.
Bersama dengan istri dan keluarga, Simprianus Teok menggotong tubuh korban ke dalam rumah. Saat itu korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Petrus Kanisius menambahkan polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan identifikasi. Jasad korban telah dilakukan  pemeriksaan luar oleh Aipda David Jeradu dari Unit Identifikasi Polres Sikka dan tim dokter dari Puskesmas Hewokloang. Keluarga lorban menolak untuk diotopsi, dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.*** (eny)
Baca Juga :  Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Berita Terkait

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA