Sedang BAB, Penis Balita 2 Bulan di Lembata Digigit Anjing

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 18 Juli 2019 - 22:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 661 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi kemaluan bayi 2 bulan di Lewoleba yang digigit anjing, Kamis (18/7) pagi

Kondisi kemaluan bayi 2 bulan di Lewoleba yang digigit anjing, Kamis (18/7) pagi

Lewoleba-SuaraSikka.com: Rabies terus mengancam kehidupan manusia. Seorang balita laki-laki berusia 2 bulan di Lewoleba Kabupaten Lembata yang sedang buang air besar (BAB), mendadak digigit anjing, Kamis (18/7) pagi. Diduga anjing yang berusia 1 bulan itu sudah terkena virus rabies.
Informasi tentang hal ini disampaikan Asep Purnama, seorang dokter di RSUD TC Hillers Maumere yang dikenal sangat peduli dengan penganggulangan rabies. Dia mengetahui informasi tersebut setelah menerima telepon dari seorang dokter yang tengah menangani bayi laki-laki yang nass itu.
“Sepertinya rabies sedang mengancam Flores dan Lembata. Baru saja saya mendapatkan indormasi via WA dari sejawat fokter di Lembata. Dia menyampaikan kasus seorang bayi yang kemaluannya digigit anjing,” tulis dokter Asep Purnama melalui WhatsApp kepada media ini, Kamis (18/7) pagi.
Dokter Asep Purnama merilis percakapan antara dia dan dokter sejawat di Lembata. Dalam percakapan itu diketahui, bayi naas tersebut sedang buang air besar (BAB).
“Digigit di penis, dokter. Anaknya lagi BAB, tempat tidur agak rendah jadi digigit,” tulis dokter dari Lewolba yang namanya dirahasiakan.
Dokter yang menangani bayi ini berkonsultasi kepada Asep Purnama, mempertanyakan boleh tidaknya memberikan vaksin anti rabies kepada si bayi. Setelah mengetahui kronologisnya, apalagi gigitan anjing pada kemaluan bayi, Asep Purnama menyarankan bayi tersebut diberikan vaksin anti rabies.
Terhadap peristiwa ini, Asep Purnama menduga virus rabies kini tengah mengepung Flores dan Lembata. Dia meminta seluruh warga masyarakat hati-hati dan waspada terhadap virus yang mematikan ini. Da menyarankan semua pemilik anjing untuk melakukan vaksinasi terhadap anjing, termasuk kucing dan kera, yang tergolong sebagai hewan penyebar rabies.*** (eny)
Baca Juga :  Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Berita Terkait

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA