Magepanda Terbakar, Objek Wisata Terganggu

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2019 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 8 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga membakar hutan pepohonan yang terletak di dekat Jalan Trans Maumere-Magepanda, Selasa (23/7)

Warga membakar hutan pepohonan yang terletak di dekat Jalan Trans Maumere-Magepanda, Selasa (23/7)

Maumere-SuaraSikka.com: Kecamatan Magepanda di Kabupaten Sikka Propinsi NTT seperti sedang terbakar. Hampir semua punggung bukit dan lahan kosong dibakar oknum yang tidak bertanggungjawab. Padahal daerah ini terdapat banyak sekali objek wisata. Praktis objek-objek wisata di situ terganggu dan eksistensinya terancam .
Seperti disaksikan media ini dari Desa Kolisia hingga Desa Reroroja, Selasa (23/7), tampak punggung-punggung bukit yang terletak di bagian selatan, sebagian besar sudah berubah warna hitam, bekas terbakar. Sepertinya warga masyarakat belum lama telah membakar punggung-punggung bukit untuk membuka lahan pertanian.
Magepanda Terbakar, Objek Wisata Terganggu
Pohon yang terbakar di Desa Kolisia, Rabu (23/7)
Di Desa Kolisia, malah ditemui kobaran api sedang menyala di sebuah hamparan pepohonan. Tampak kobaran api pada beberapa titik, tidak jauh dari ruas jalan Trans Maumere-Magepanda. Dicurigai pohon-pohon di tempat itu sengaja dibakar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Mohamad Daeng Bakir bersama staf yang sedang melakukan pemantauan bencana kekeringan di wilayah itu, terpaksa memadamkan api secara manual. Dengan daun-daun yang dipetik dari pohon, mereka memadamkan beberapa titik api yang dekat dengan ruas jalan.
Mohamad Daeng Bakir mengatakan hampir setiap tahun ada oknum yang dengan sengaja membakar bukit dan hutan untuk dijadikan lahan pertanian. Pihaknya kesulitan mengidentifikasi pelakunya, karena biasanya usai membakar oknum tersebut langsung pergi.
Magepanda Terbakar, Objek Wisata Terganggu
Kepala BPBD Kabupaten Sikka Mohamad Daeng Bakir
Dia sependapat dengan niat warga masyarakat yang ingin membuka lahan pertanian. Hanya saja, dia menyarankan untuk tidak menggunakan dengan cara membakar. Praktik seperti itu, katanya, justeru meresahkan orang lain.
“Ada banyak sekali objek wisata di sini. Nah, bagaimana orang mau ke sini, kalau lihat ada kebakaran di mana-mana. Ada titik api di dekat jalan, nah ini kan membahayakan pengendara bermotor,” ungkap Mohamad Daeng Bakir kecewa.
Camat Magepanda Pedro Rodriquez belum bisa dimintai tanggapannya. Media ini sudah berupaya menemui di Kantor Camat Magepanda, namun yang bersangkutan sedang berada di Kota Maumere. Salah satu staf kecamatan mengatalan masalah kebakaran menjadi salah satu agenda yang akan dibicarakan dalam pertemuan koordinasi dengan para kepala desa yang akan dilaksanakan besok, Rabu (24/7).*** (eny)
Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA