Kucing Rabies Serang Kojagete

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 30 Juli 2019 - 12:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 49 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vaksinasi kucing di Desa Egon Kecamatan Waigete beberapa waktu lalu

Vaksinasi kucing di Desa Egon Kecamatan Waigete beberapa waktu lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus rabies makin menggila di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Sekarang ini sudah menyerang ke daerah-daerah yang sebelumnya tidak terdeteksi. Seperti di Dusun Nenbura Desa Kojagete Kecamatan Alok Timur, diketahui seekor kucing rabies menyerang dan mencakar pemiliknya saat hendak memberi makan.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (26/7), beberapa hari lalu. Warga masyarakat lalu membunuh kucing tersebut, dan membawa kepala kucing ke Bidang Kesehatan Hewan. Spesimen ini kemudian dikirim ke Balai Besar Veteriner (BBVet) di Denpasar. Dan pada Senin (29/7), BBVet memastikan spesimen otak kucing tertular rabies.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Hengki Sali yang dhubungi media ini, Selasa (30/7), menyebutkan ada tambahan 2 spesimen yang tertular rabies, yakni 1 spesimen otak kucing  dan 1 spesimen otak anjing. Dengan tambahan ini, berarti sampai dengan akhir Juli 2019 sudah 31 spesimen otak hewan penyebar rabies (HPR) yang positip rabies.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Margaretha Siko yang dihubungi terpisah, menyebutkan rabies di Kojagete merupakan kasus yag pertama. Tim kesehatan hewan akan melakukan investigasi untuk mencari tahu riwayat keberadaan kucing rabies itu.
Dokter hewan itu menambahkan kucing rabies di Dusun Nenbura, merupakan kucing kedua yang terkena rabies. Sebelumnya, beberapa waktu lalu BBVet Denpasar melansir seekor kucing positip rabies dari Desa Kokowahor Kecamatan Kangae.
Sementara itu 1 spesimen otak anjing yang rabies diketahui berasal dari Dusun Kolit Desa Ojang Kecamatan Talibura. Anjing berusia 2 tahun itu menggigit seorang korban, saat berebut makanan yang dibawa korban pada Selasa pekan lalu.
Asep Purnama, dokter pada RSUD TC Hillers Maumere mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sikka, untuk bersama-sama bahu-membahu memberantas rabies. Dia menyarankan agar para pemilik hewan penyebar rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera, untuk mengikuti program vaksinasi darurat yang sedang giat dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka melalui Bidang Kesehatan Hewan.
“Perlu upaya luar biasa dari kita semua, untuk menghadapi kejadian luar biasa rabies. Vaksinasi darurat rabies sedang dilalukan para pejuang kemanusiaan, teman-teman kesehatan hewan Dinas Pertanian saat ini. Mohon partisipasi kita semua, khususnya para pemilik HPR. Ayo bawa HPR kita untuk divaksin,” ajak Asep Purnama.
Sebanyak 45 petugas kesehatan hewan sedang melakukan vaksinasi darurat dan eliminasi selektif terhadap HPR di 9 kecamatan yang terdeteksi rawan rabies. Kegiatan ini dilakukan setelah Kabupaten Sikka ditetapkan sebagai daerah kejadian luar biasa (KLB) rabies, menyusul 2 orang meninggal pada tahun ini akibat virus rabies.*** (eny)
Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru