Judi Sabung Ayam Picu Pengeroyokan Maut di Kloangpopot

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 31 Juli 2019 - 19:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 54 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang sedang memberikan keterangan pers terkait kasus pengeroyokan yang berujung maut, Selasa (30/7) di Mapolres Sikka

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang sedang memberikan keterangan pers terkait kasus pengeroyokan yang berujung maut, Selasa (30/7) di Mapolres Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang mengungkap motif kasus pengeroyokan yang mengakibatkan Firmus Nong Noni tewas. Ternyata peristiwa yang terjadi di Desa Kloangpopot Kecamatan Doreng Kabupaten Sikka itu dipicu masalah pertengkaran pada aktifitas judi sabung ayam.
Dalam keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Mapolres Sikka, Selasa  (30/7), Rickson Situmorang menyebutkan aktifitas judi sabung ayam terjadi pada Minggu (28/7). Saat itu terjadi pertengkaran antara saudara korban dengan John. John sendiri adalah adik kandung FA, salah satu pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pertengkaran ini menyulut hingga FA memukul korban.
Pada malam harinya, keluarga FA mendatangi rumah korban dengan maksud meminta maaf atas peristiwa yang terjadi pada arena sabung ayam. Akan tetapi korban tidak mau menerima, malah justeru menyampaikan akan melakukan pembalasan dendam.
“Korban tidak mau berdamai, dan tidak mau memberikan maaf. Korban menjawab dengan kita lihat saja, nanti besok atau lusa saya cari dan bunuh mereka,” jelas Kapolres Sikka.
Kemudian pada Senin (29/7) pagi, FA bersama John, dan SL, yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka, mendatangi rumah korban. Kali ini dengan tujuan yang sama yakni berdamai. Namun korban sedang tidak ada di rumah. Selanjutnya ketiga orang ini mengendarai 2 unit sepeda motor hendak menuju Krokowolon. John memboceng SL, sedangkan FA sendirian.
Dua motor ini berjalan iringan, John di depan, dan FA dari belakang. Sesampai di lokasi kejadian di Kakiwair, perbatasan antara Desa Wolomotong dan Kloangpopot, tiba-tiba dari pinggir jalan muncul korban. Dia langsung mengayunkan parang kepada John dan SL. Namun kedua orang ini berhasil menghindar.
Lalu FA muncul dari belakang. Melihat korban sudah mengayunkan parang, FA menghentikan motor. Kemudian FA dan korban saling terlibat perkelahian menggunakan parang. FA sempat terkena sabetan parang di bagian perut. Dia berhasil merangkul korban, hingga parang korban terlepas.
Pada saat itu SL langsung menyerang korban dengan parang sendiri, mengenai tangan kiri korban. Korban masih bisa berdiri. SL langsung mengganti parang miliknya dengan parang korban, dan kemudian membacok korban di bagian kepala, leher, dan tubuh bagian belakang. Korban pun meninggal di tempat kejadian.
Penyidik Polres Sikka telah menetapkan dua orang tersangka yakni FA 36 tahun, warga Watulagar Desa Watumerak Kecamatan Doreng, dan SL 40 tahun, warga Bora Desa Watumerak Kecamatan Doreng. Sedangkan John tidak dikenakan sebagai tersangka, karena saat peristiwa pengeroyokan dia tidak terlibat, tapi sempat mau melerai.
Kedua tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP jo Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Polisi menyita barang bukti berupa 3 buah parang dan pakaian korban.*** (eny)
Baca Juga :  All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Berita Terkait

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA