Ansar Rera Bertemu Alex Longginus, Ada Apa?

0
55
Ansar Rera Bertemu Alex Longginus, Ada Apa?
Mantan Bupati Sikka Alexander Longginus menjamu mantan Bupati Sikka Yiseph Ansar Rera di Mu’u Kowot Kelurahan Wolomarang, Selasa (6/8)
Maumere-SuaraSikka.com: Dua mantan Bupati Sikka bertemu pada Selasa (6/8). Yoseph Ansar Rera, Bupati Sikka Periode 2013-2018 bertemu Alexander Longginus, Bupati Sikka Periode 2003-2008. Keduanya bertemu sekitar 2 jam di rumah kediaman Alexander Longginus di Mu’u Kowot Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat. Apa yang dibicarakan kedua tokoh itu?
Inisiatip pertemuan ini datang dari Yoseph Ansar Rera. Ketua Partai Nasdem Sikka itu memboyong sejumlah petinggi partai. Hadir saat itu Sekretaris Partai Nasdem Donatus Nahak bersama anggota Fraksi Partai Nasdem Yani Making, 3 anggota DPRD Sikka Terpilih Petrus da Silva, Fransiskus Bhari, dan Yoseph Nong Soni, serta Rudolfus Dhika, Willy Songogongkor, dan Wiwin Meda.
Pertemuan dua mantan Bupati Sikka itu memantik perhatian. Setelah sama-sama memimpin Kabupaten Sikka pada Periode 2003-2008, keduanya selalu terlibat “konflik politik”. Sejumlah wartawan yang sudah mengetahui agenda pertemuan langsung mendatangi rumah Alex Longginus. Pelbagai spekulasi pun muncul terkait substansi yang akan dibicarakan dua tokoh itu.
Ansar Rera Bertemu Alex Longginus, Ada Apa?
Ketua Partai Nasdem Sikka Yoseph Ansar Rera dan pengurus Partai Nasdem Sikka pose bersama Alexander Longginus
Spekulasi yang menguat yakni terkait terpentalnya Alex Longginus dari kursi Ketua DPC PDIP Kabupaten Sikka menyusul keputusan “kontroversial” DPP PDIP yang menetapkan Fransiskus Roberto Diogo, Bupati Sikka sekarang sebagai Ketua DPC PDIP Sikka. Niat Yoseph Ansar Rera bertemu Alex Longginus, disebut-sebut sebagai konsolidasi untuk menarik Alex Longginus ke Partai Nasdem.
Langkah politik Yoseph Ansar Rera itu dianggap normal. Apalagi jika bereferensi kepada langkah taktis Partai Nasdem NTT ketika berhasil menarik  Raymundus Fernandez dan Kristo Blasin ke Partai Nasdem, setelah dua orang itu mengundurkan diri dari partai banteng moncong putih, akibat tidak diakomodir sebagai kandidat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Tahun 2018 lalu.
Namun rupanya spekulasi ini tidak terjawab. Pada pertemuan itu, Yoseph Ansar Rera tidak sedikit pun menyinggung kondisi internal PDIP Sikka. Bahkan ketika Alex Longginus bicara blak-blakan tentang situasi rumit menjelang Konfercab PDIP di Ende hingga kondisi PDIP Sikka yang sekarang, Yoseph Ansar Rera tidak bergeming.
Spekulasi bahwa Yoseph Ansar Rera akan meminta Alex Longginus bergabung ke Partai Nasdem, semakin terbantahkan ketika Alex Longginus menginformasikan rencananya pindah ke Kupang. Alex Longginus berencana pindah ke Kupang, karena dia telah ditetapkan sebagai salah satu Wakil Ketua DPD PDIP NTT.
Muncul lagi spekulasi lain dikaitkan dengan kebersamaan keduanya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sikka Periode 2003-2008. Terbetik kabar keduanya sedang menyusun kekuatan untuk menghadapi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sikka Tahun 2023. Apalagi terakhir keduanya gagal bersaing pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sikka Tahun 2018.
Dalam petemuan itu sempat terungkap kalimat “cinta lama bersemi kembali”. Kalimat ini mengindikasikan dua orang yang pernah “berpacaran”, lalu sedang berencana untuk “merajut kembali hubungan”. Namun spekulasi ini pun bisa dipatahkan, karena baik Alex Longginus dan Yoseph Ansar Rera saat itu tidak sedang membangkitkan hubungan emosional mereka.
Alex Longginus mengatakan tidak mungkin membangun lagi hubungan seperti Periode 2003-2008, karena dia dan Yoseph Ansar Rera sudah pernah menjadi Bupati Sikka. Dengan gaya canda dia mengatakan, kalau diukur dari gengsi, tentu tidak ada yang mau menjadi Wakil Bupati.
Yoseph Ansar Rera pun tidak mau kalah berargumentasi. Sama seperti Alex Longginus, dia pun mulai bercanda. Katanya, sulit merajut kembali hubungan karena Alex Longginus sudah tidak lagi sebagai ketua partai.
Lalu apa yang dibicarakan kedua tokoh ini? Ada banyak hal yang menjadi bahan diskusi dan sharing. Dari orientasi berpolitik dan berpartai, bagaimana memanage dan menumbuhkembangkan partai politik, peran anggota fraksi, serta kondisi terakhir Kabupaten Sikka terkait penyelenggaraan pemerintahan, pembinaan kemasyarakatan, dan pelaksanaan pembangunan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini