


Maumere-SuaraSikka.com: Gempa hebat di Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Sabtu (15/8), mengakibatkan 4 orang meninggal dunia. Sementara itu banyak korban mengalami luka-luka, dan terjadi kerusakan bangunan serta infrastruktur jalan.
Empat orang yang meninggal dunia yaitu Maria Diana Melani 54 tahun, Bernadus Muda 66 tahun, Sophia 75 tahun, dan Yustina Sugo. Maria Diana Melani, warga Jalan Kimang Buleng Kelurahan Kota Uneng tertimpa runtuhan bangunan Pelabuhan Laurens Say Maumere. Dia berada di ruang tunggu, karena hendak berangkat menuju Kupang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bernadus Muda, warga Pelawan, Kecamatan Sangkulirang, meninggal dunia akibat serangan jantung saat berusaha menyelamatkan diri ketika terjadi gempa. Korban sebelumnya merupakan penumpang dengan tujuan perjalanan dari Adonara menuju Kalimantan. Korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD TC Hillers Maumere.
Lalu Sophia yang beralamat di Desa Wolokoli, Kecamatan Bola, tertimpa bangunan ruang tunggu Pelabuhan Laurens Say. Korban ditemukan pukul 10.00 Wita dan selanjutnya diantar ke RSUD TC Hillers Maumere, dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara Yustina Sugo, warga Dusun Awa Male Desa Nitung Lea Kecamatan Palue juga dikabarkan meninggal dunia.
Data dari BPBD Kabupaten Sikka menunjukkan sebanyak 24 orang tercatat menjadi korban, terdiri dari empat meninggal dunia, delapan luka berat, enam luka ringan, dan enam lainnya dalam penanganan. Selain itu, 228 rumah dan 60 fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan.
Saat ini masih banyak warga Kabupaten Sikka yang mengungsi ke Gelora Samador da Cunha Maumere. Pada hari pertama pengungsi berjumlah 1.264 orang. Sebagian besar mereka mengungsi karena kuatir terjadinya tsunami. Hingga Senin (17/8) pengungsi yang masih bertahan mencapai 814 orang terdiri dari 31 bayi, 55 balita, 145 anak-anak, tiga ibu hamil, 28 lansia, dan satu penyandang disabilitas.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












