Robby Idong Targetkan 2022 Sikka Bebas Stunting

0
49
Robby Idong Targetkan 2022 Sikka Bebas Stunting
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo sedang meninjau salah satu stand informasi stunting di Aula Hotel Go, Rabu (7/8)
Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka merupakan satu dari 60 kabupaten/kota yang prioritas stunting pada tahun ini. Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong pun tampak gelisah. Dia lalu menargetkan Sikka bebas stunting untuk 2-3 tahun ke depan, atau selambatnya pada tahun 2022.
Target 2022 Sikka bebas stunting disampaikan Robby Idong ketika memberikan sambutan pada Sosialisasi Generasi Bersih dan Sehat (Genbest) di Aula Hotel Go, Rabu (7/8). Robby Idong berbicara di depan ratusan pelajar dan mahasiswa yang mengikuti sosialisasi yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Dia mengatakan pada tahun 2013 angka stunting di Kabupaten Sikka mencapai 41 persen lebih. Dalam waktu 5 tahun atau sampai dengan tahun 2018, tanpa ada sentuhan program, angka stunting menurun hingga 33 persen lebih. Dengan kondisi sekarang ketika stunting sudah menjadi progam secara nasional, dia berharap setiap tahun di Kabupaten Sikka menurun 15 persen.
“Dalam 5 tahun tanpa ada program kita mampu menurunkan sampai 8 persen. Nah saya harapkan setiap tahun bisa turun 15 persen, sehingga 2-3 tahun kita sudah bebas stunting,” ujar dia.
Robby Idong mengatakan persoalan stunting sangat kompleks, karena itu harus dilakukan dengan berbagai macam intervensi. Pemerintah setempat akan melakukan intervensi spesifik melaui Dinas Kesehatan, dan intervensi sensitif melalui program kegiatan pada organisasi peringkat daerah terkait.
Untuk mencapai target 2022 Sikka bebas stunting, Robby Idong menyebut lima langkah mendasar, yakni komitmen, kampanye, kompetensi program, akses pangan bergizi, dan monitoring. Dia berharap lagkah-langkah itu harus dilakukan secara serius.
“Kalau Bupati sudah mau, ya jadi. Tapi kalau Bupati ogah-ogahan, ya tidak jadi. Nah Bupati sudah berkomitmen, sekarang tinggal bagaimana kerja bawahan saja. Jangan malu kampanye, ke mana-mana harus bicara tentang stunting,” ujar dia.
Dia mengatakan akan menggerakkan pencegahan stunting secara menyeluruh dari tingkat desa. Termasuk akan melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka untuk melakukan kampanye. Robby Idong belum memastikan berapa banyak anggaran yang dibutuhkan dalam upaya pencegahan stunting hingga pencapaian target.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini