Setelah Ban Bekas Dibakar, Kapolres Sikka Temui Demonstran

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 19 Agustus 2019 - 20:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang menemui demonstran yang melakukan aksi di depan Mapolres Sikka, Senin (19/8)

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang menemui demonstran yang melakukan aksi di depan Mapolres Sikka, Senin (19/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Aktivis PMKRI Maumere, Senin (19/8), kesal karena Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang tidak mau massa yang sedang melakukan aksi. Demonstran yang menuntut kepolisian menangkap dan menahan Ustad Abdul Somad pun membakar ban bekas. Rupanya strategi itu jitu juga. Setelah ban bekas dibakar, Kapolres Sikka pun keluar menemui demonstran.
Saat PMKRI Maumere sedang menggelar aksi di depan Mapolres Sikka Jalan Ahmad Yani, Kapolres Sikka sedang bertatap muka dengan sejumlah pejabat kepolisian yang pagi tadi bar saja dilantik untuk sejumlah posisi. Koordinator Lapangan PMKRI Maumere sudah berupaya melakukan koordinasi untuk bertemu Kapolres Sikka guna menyampaikan pernyataan sikap dan tuntutan.
Demonstran menunggu kurang lebih 2 jam, namun Kapolres Sikka tidak kunjung keluar dari Aula Mapolres Sikka, yang hanya beberapa meter saja dari tempat aksi. Massa mulai kecewa ketika mendapat informasi Kapolres Sikka tidak mau menemui mereka. Ban bekas pun dibakar, berikut karikatur gambar Ustad Abdul Somad pun dimasukkan ke dalam kobaran api.
Sebelum bertemu massa aksi di tengah jalan, Kapolres Sikka masih sempat mengatur massa aksi agar tidak menghalangi arus lalilintas. Praktis pertemuan antara Kapolres Sikka dan massa aksi berlangsung pada setengah badan jalan. Setengah badan jalan yang lain dimanfaatkan untuk kelancaran kendaraan.
Setelah Ban Bekas Dibakar, Kapolres Sikka Temui Demonstran
Aksi demonsttrasi PMKRI Maumere, Senin (19/8), menuntut polisi menangkap dan menahan Ustad Abdul Simad
Massa aksi lalu menyampaikan pernaytaan sikap dan tuntutan. Mereka meminta Kapolres Sikka untuk menangkap dan menahan Ustad Abdul Somad yang diduga telah melakukan tindak pidana penistaan agama Katolik melalui tausyiah berjudul Hukum Melihat Salib yang menjadi viral pada media sosial.
PMKRI Maumere juga mempertanyakan sejauh mana langkah Kapolres Sikka menindaklanjuti laporan Forkoma dan PMKRI Maumere terkait kasus tersebut. Pasalnya laporan tersebut sudah disampaikan pada Sabtu (19/8) lalu, namun hingga tadi mereka belum menerima surat tanda bukti laporan dari kepolisian.
Kapolres Sikka mengatakan sementara ini pihaknya sedang konsentrasi ketertiban dan keamanan menjelang pelaksanaan karnaval beberapa hari ini. Namun demikan, katanya, kepolisian akan menindaklanjuti permintaan dan tuntutan PMKRI Maumere terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Ustad Abdul Somad. Dia tidak menyampaikan secara garis besar bagaimana bentuk tindak lanjut yang akan dilakukan.
Pertemuan yang berlanhsung hanya beberapa menut itu kemudian berakhir. Massa demonstran pun membubarkan diri. Kapolres Sikka berpesan agar massa tidak melakukan aksi-aksi anarkis. PMKRI Maumere sendiri telah mengimbau masyarakat untuk saling menjaga dan merawat keutuhan NKRI serta menjunjung tinggi toleransi yang berazaskan kebhinekaan.*** (eny)
Baca Juga :  Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Berita Terkait

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA