Burung Garuda Temui Demonstran Lawan Ustad Somad

0
82
Burung Garuda Temui Demonstran Lawan Ustad Somad
Pigura Burung Garuda berada di tengah aktivis PMKRI Maumere yang sedang melancarkan aksi menggugat Ustad Abdul Somad di depan Mapolres Sikka Jalan Ahmad Yani, Senin (19/8)
Maumere-SuaraSikka.com: Aksi PMKRI Maumere di Kabupaten Sikka melawan Ustad Abdul Somad, Senin (19/8) kemarin, sempat menjadi tontonan menarik. Apalagi ketika pigura duplikat Burung Garuda datang menemui demonstran yang sedang melakukan aksi di depan Mapolres Sikka Jalan Ahmad Yani.
Awalnya massa aksi tengah asyik melakukan orasi untuk menuntut jajaran kepolisian menangkap dan menahan Ustad Abdul Somad yang diduga melakukan penistaan terhadap agama Katolik. Aksi ini berlangsung di pertigaan jalan yang tingkat mobilitas kendaraan sangat tingi. Aparat kepolisian berupaya mengatur lalulintas sebaik mungkin sehingga tidak mengalami kemacetan.
Di tengah aksi, dari jauh kelihatan pigura duplikat Burung Garuda berukuran besar sedang bergerak dari arah Kantor Bupati Sikka menuju ke arah barat, dan melintasi lokasi aksi. Burung Garuda itu dinaikkan ke atas sebuah pick-up operasional Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka.
Pigura Burung Garuda ini biasanya dikeluarkan pada momen-momen tertentu saja. Kebetulan pada Senin (19/5) siang itu akan digelar karnaval untuk tingkat sekolah dasar. Pada momen seperti karnaval, pigura Burung Garuda mengawali konvoi mengelilingi Kota Maumere.
Ketika pigura Burung Garuda mendekati lokasi aksi, aktivis PMKRI Maumere langsung mendekati pick-up pengangkut. Mereka sempat menahan mobil tersebut beberapa lama. Bendera merah putih yang dibawa aktivis PMKRI Maumere, kemudian dibentangkan di bagian samping depan mobil.
Burung Garuda Temui Demonstran Lawan Ustad Somad
Orator PMKRI MAumere berorasi di depan pigura Burung Garuda
Beberapa orator pun memanfaatkan momen itu dengan orasi-orasi yang menguatkan kebhinekaan. Mereka mengecam perilaku Ustad Abdul Somad, dan menyebutnya sebagai manusia yang terindikasi intoleransi. Ustad Abdul Somad disebut sebagai seseorang yang berkepribadian memecah-belah kebhinekaan di negara ini.
Setelah kurang lebih 15 menit, akhirnya mobil pick-up pengangkut pigura Burung Garuda dibiarkan melewati lokasi aksi. Pigura Burung Garuda itu akan dibawa ke Kantor BPBD Sikka, untuk didandan sebagaimana layaknya dalam rangka mengikuti karnaval.
Kedatangan pigura Burung Garuda di tengah aksi PMKRI Maumere, menjadi pemandangan histori yang mengesankan. Beberapa warga yang menyaksikan momen itu berpendapat kondisi tersebut bukan pertemuan secara kebetulan, tetapi sebuah semangat dan spirit untuk tetap menjaga keutuhan bangsa dan negara meskipun dengan dalam berbagai perbedaan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini