Senjata Makan Tuan, Anjing Rabies di Wolomarang Gigit Tuan Sendiri

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 23 Agustus 2019 - 12:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 49 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik anjing di Desa Egon Kecamatan Waigete sedang bersama anjing peliharaannya

Pemilik anjing di Desa Egon Kecamatan Waigete sedang bersama anjing peliharaannya

Maumere-SuaraSikka.com: Seekor anjing yang terduga rabies, menyerang dan menggigit tuannya sendiri. Ibarat senjata makan tuan, kasus ini terjadi di Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka pada Senin (19/8) lalu. Balai Besar Veteriner Denpasar, Kamis (22/8), memastikan spesimen otak anjing itu positip rabies.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Mauritz da Cunha melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan Margaretha Siko yang dihubungi Jumat (23/8), membenarkan spesimen otak anjing dari Kelurahan Wolomarang dinyatakan positip rabies. Dengan tambahan 1 spesimen positip rabies, maka sampak dengan akhir Agustus 2019 ini sudah tercacat 33 spesimen positip rabies.
Margaretha Siko, dokter hewan yang biasa disapa Meta menjelaskan selama ini petugas kesehatan hewan sudah berupaya untuk memberikan vaksinasi kepada anjing tersebut. Namun pemiliknya melarang untuk divaksin. Dia menyesalkan sikap masyarakat yang terlalu menganggap sepele kasus rabies yang sedang menyerang Kabupaten Sikka.
Sementara itu, tambah dia, paska digigit anjing sendiri, korban gigitan sudah mendapatkan penanganan dini. Dokter hewan ini berharap korban gigitan tidak tertular virus rabies.
Kasus di Wolomarang ini bukan pertama kali terjadi di Kecamatan Alok Barat. Sebelumnya 1 spesimen otak anjing dari Kelurahan Wuring dinyatakan positip rabies. Dengan demikian sudah dua spesimen positip rabies dari kecamatan ini. Alok Barat sebelumnya tidak masuk dalam wilayah rawan rabies.
Senjata Makan Tuan, Anjing Rabies di Wolomarang Gigit Tuan Sendiri
Seorang petugas kesehatan hewan membersihkan lukanya akibat diserang anjing sewaktu vaksinasi di Kecamatan Waigete beberapa waktu lalu
Sekretaris Bersama Komite Rabies Flores-Lembata Asep Purnama mengatakan pemerintah setempat sudah sangat peduli dengan menyiapkan vaksin rabies secara gratis. Semestinya para pemilik anjing menyambut baik dan mendukung kepedulian pemerintah dengan merelakan hewan penular rabies (HPR) seperti anjing mendapatkan vaksinasi dari petugas kesehatan.
“Jadilah pemilik anjing yang bertanggungjawab. Anjing sehat keluarga sselamat. Mari sambut dan dukung petugas vaksinator, mereka adalah pahlawan kemanusiaan yang sangat berisiko tinggi digigit anjing saat melakukan tugas kemanusiaan,” imbau Asep Purnama.
Menurut dokter yang bertugas di RSUD TC Hillers Maumere itu, jika tidak divaksin rabies, anjing di daerah endemis rabies sangat berisiko tertular rabies. Dan kemudian akan menebarkan ancaman kematian kepada siapa saja, termasuk pemilik anjing tersebut.
Terkait kasus yang dialami di Wolomarang, pada hari ini Bidang Kesehatan Hewan langsung menggelar rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Alok Barat untuk persiapan vaksinasi. Menurut Dokter Meta, mulai Sabtu (24/8) besok, pihaknya akan melakukan vaksinasi HPR di wilayah itu. Dia berharap sikap kooperatif dari masyarakat pemilik HPR.*** (eny)
Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru