Dana Pendidikan Rp 7 Miliar Tersedia di APBD Perubahan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 25 Agustus 2019 - 23:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Sikka menerima pendaftaran calon mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa

Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Sikka menerima pendaftaran calon mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa

Maumere-SuaraSikka.com: Anggaran beasiswa kepada mahasiswa di Kabupaten Sikka, untuk tahun ini tidak dialokasikan. Masalahnya karena belum ada dasar hukum menyusul DPRD Sikka mengembalikan Ranperda Beasiswa dan Bantuan Dana Pendidikan untuk disempurnakan. Meski demikian Badan Anggaran DPRD mengalokasikan dana pendidikan sebesar Rp 7 miliar lebih melalui APBD Perubahan TA 2019.
Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa menjelaskan pada saat pembahasan anggaran perubahan, pemerintah mengusulkan juga alokasi dana pendidikan. Banggar DPRD kemudian mengakomodir usulan tersebut dengan menyetujui angka Rp 7 miliar lebih. Dana tersebut dititipkan pada pos Belanja Tidak Terduga, yang disiapkan untuk tahun anggaran 2020.
“Pemerintah usulkan dana pendidikan, nomenklaturnya ada di Bagian Kesra, dan Banggar setuju. Namun karena belum ada landasan hukum, maka dana itu Banggar titipkan di Belanja Tidak Terduga. Nanti kalau sudah ada dasar hukum, yah bisa dimanfaatkan,” ujar dia.
Dia menyarankan pemerintah untuk menyempurnakan kembali Ranperda Beasiswa dan Bantuan Dana Pendidikan yang dikembalikan DPRD Sikka. Setelah penyempurnaan, bisa diajukan kembali ke DPRD Sikka untuk dibahas bersama-sama hingga diteapkan menjadi peraturan daerah. Setelah ada perda yang menjadi landasan hukum, dana Rp 7 miliar lebih itu bisa dimanfaatkan.
Persoalan sekarang, APBD Perubahan 2019 belum ditetapkan karena Bupati Sikka secara sepihak membatalkan agenda penetapan yang dijadwalkan Sabtu (24/8). Jika sampai dengan batas waktu 30 Agustus 2019, APBD Perubahan belum ditetapkan, praktis pemerintah harus melaksanakan APBD Induk.*** (eny)
Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru