Tolak Minta Maaf, Wartawan di Sikka Hadapi Gugatan Obor Mas

0
96
Tolak Minta Maaf, Wartawan di Sikka Hadapi Gugatan Obor Mas
Karel Pandu wartawan lintasnusanews.com sedang memberikan keterangan pers di Kantor Pengadilan Negeri Maumere, Kamis (3/10)
Maumere-SuaraSikka.com: Gugatan General Manager Kopdit Obor Mas Frediyanto Lering terhadap wartawan lintasnusanews.com Karel Pandu akhirnya dilanjutkan. Hal ini menyusul proses mediasi yang gagal dilaksanakan pada Kamis (3/10). Wartawan menolak minta maaf, dan memilih menghadapi gugatan tersebut.
Mediasi antara penggugat dan tergugat berlangsung di Ruang Sidang Mediasi Kantor pengadilan Negeri Maumere, difasilitasi Hakim Mediasi Dodi Efrizon. Hadir saat itu Frediyanto Lering selaku penggugat bersama kuasa hukumnya, juga Tergugat 1 Anton Gesa Kedang dan Tergugat 2 Karel Pandu, masing-masing didampingi kuasa hukum. Sidang mediasi ini berlangsung kurang lebih 20 menit sejak dimulai pukul 10.40 Wita.
Karel Pandu yang ditemui usai sidang mediasi menegaskan menolak menyampaikan permohonan maaf sebagaimana permintaan Frediyanto Lering. Dia beralasan dengan menyampaikan maaf, mengindikasikan dia telah melakukan kesalahan dalam karya jurnalistik.
“Penggugat minta saya sampaikan pemohonan maaf. Nah itu jelas tidak mungkin. Saya lakukan kesalahan apa sehingga saya harus minta maaf?” tanya balik Karel Pandu.
Sementara itu Frediyanto Lering mengaku memiliki niat baik untuk memaafkan tergugat. Karena itu dia meminta tergugat menyampikan permohonan maaf sehingga gugatan tidak dilanjutkan. Namun pada sidang mediasi, hanya  Tergugat 1 yang menyampaikan maaf, sedangkan Tergugat 2 menolak meminta maaf. Dengan demikian, kata dia, gugatan terhadap Tergugat 2 tetap dilanjutkan.
“Selama kita punya niat baik untuk saling mengakui kesalahan, pintu maaf tidak tertutup. Tadi dalam mediasi, Terggat 1 minta maaf dan mengakui kesalahan, dan sebagai manusia saya memberikan maaf, sehingga terjadilah antara penggugat dan Tergugat 1 kami saling damai tadi. Tapi Tergugat 2 tidak mau minta maaf, dia beralasan karena menjalankan peran pers. Jadi proses jalan terus,” jelas Frediyanto Lering.
Frediyanto Lering mengatakan dia menggugat Tergugat 2 karena telah menulis pemberitaan yang menyerangnya secara pribadi. Dia menyebut ada tiga hal yang ditulis Tergugat 2 yakni menyebut Frediyanto Lering mengelola Kopdit Obor Mas dengan manajemen yang sangat buruk, Frediyanto Lering mengendalikan Pengurus Kopdit Obor Mas, dan pengunduran diri Tergugat 1 karena buruknya manajemen Kopdit Obor Mas.
Terhadap pemberitaan yang disebut sebagai menyerang pribadinya, Frediyanto Lering menakui belum pernah melakukan hak jawab. Dia beralasan tidak mau melakukan hak jawab, tetapi langsung menggugat untuk meminta pembuktian dari Tergugat 2.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini