Kementerian Nakertrans Gelontorkan Rp 5 Miliar untuk Calon PMI Sikka

0
76
Kementerian Nakertrans Gelontorkan Rp 5 Miliar untuk Calon PMI Sikka
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi RI Maria Magdalena Singgalingging
Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka patut berterimakasih kepada Maria Magdalena Singgalingging, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi RI. Bertepatan dengan pengumuman Kabinet Jokowi-Ma’ruf, Rabu (23/10), dia memastikan akan menggelontorkan Rp 5 miliar untuk calon pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sikka.
Dana sebanyak itu akan dimanfaatkan untuk pelatihan kepada 800 calon PMI asal Kabupaten Sikka, hingga menerima sertifikasi keahlian dari Kementerian Nakertrans. Selanjutnya, dengan bekal sertifikasi, para calon PMI boleh mencari kerja melalui Lembaga Terpadu Satu Atap (LTSA) Dinas Nakertrans  Kabupaten Sikka.
Maria Magdalena hari itu berada di Kabupaten Sikka, dan bertemu langsung dengan para kepala desa dan camat di Gedung Sikka Convention Center (SCC). Sebelum memastikan dana sebanyak Rp 5 miliar, dia terlebih dahulu meminta komitmen dari para kepala desa. Buat dia, komitmen itu sangat penting, karena nantinya yang akan mengirim calon PMI adalah para kepala desa dan lurah.
 “Saya mau ada komitmen, hari ini. Mudah-mudahan bisa cair, mumpung hari terakhir, sebelum Menteri yang baru, karena nanti saya tidak bisa kontrol,” ujar dia.
Maria Magdalena menawarkan setiap desa/kelurahan mengirim masing-masing 5 orang untuk mengikuti pelatihan ketenagakerjaan. Sejumlah kepala desa yang hadir pada kesempatan itu pun memberikan persetujuan. Kepala Desa Wolonwalu Inosensia, Kepala Desa Watumilok Magdalena Dua Mijad dan Kepala Desa Ilinmedo Damianus Gobang menanggapi serius. Ketiganya langsung menyanggupi, bahkan kalau dibolehkan mereka berani mengirim lebih dari target yang diberikan.
Dengan demikian, dipastikan dari 160 desa/kelurahan yang terdapat di Kabupaten Sikka, nantinya sebanyak 800 calon PMI yang akan mendapatkan pelatihan. Menurut rencana pelatihan akan dilaksanakan selama 1 bulan penuh, bertempat di Desa Hikong Kecamatan Talibura.
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo pada kesempatan itu berharap masing-masing desa/kelurahan bisa mengirimkan 5 orang calon PMI untuk mendapatkan pelatihan. Dengan demikian, katanya, pekerja migran asal Kabupaten Sikka benar-benar memiliki keterampilan dan kemampuan ketika memilih bekerja pada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini