Polisi Cokok Wanita Hamil Pembawa Sabu 2,91 Gram

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 15 November 2019 - 13:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 28 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EW alias E tersangka narkotika jenis sabu-sabu

EW alias E tersangka narkotika jenis sabu-sabu

Maumere-SuaraSikka.com: Aparat Satuan Narkoba Polres Sikka berhasil mengungkap rencana transaksi narkotika jenis sabu-sabu di Maumere Kabupaten Sikka. Seorang wanita yang sedang hamil diamankan di Pelabuhan Laurens Say, Jumat (7/11), berikut barang bukti seberat 2,91 gram.
Wakapolres Sikka Kompol I Putu Surawan kepada wartawan, Jumat (14/11), menjelaskan polisi mendapat informasi dari masyarakat terkait rencana transaksi sabu-sabu. Informasi menyebutkan sabu-sabu dibawa dari Makasar dengan menggunakan KM Umsini. Paket kiriman sabu-sabu akan diambil seorang wanita berinitial EW alias E.
Dari informasi tersebut, Tim Satnarkoba Polres Sikka langsung bertindak cepat menuju Pelabuhan Laurens Say. Polisi lalu mengamati seorang wanita dengan ciri-ciri yang sudah dikantongi. EW alias E akhirnya dibekuk di pelataran parkir pelabuhan sekitar pukul 19.30 Wita.
Dari tangan EW alias E, polisi mengamankan sebuah dos kecil berwarna coklat. Dos itu baru diterimanya dari seorang portir pelabuhan. Portir itu sendiri menerima dos coklat dari petugas pengamanan KM Umsini yang tiba belum lama di Pelabuhan Laurens Say.
EW alias E, perempuan asal Makasar yang tinggal di Lorong Angkasa Kelurahan Waioti Kecamatan Alok Timur, tidak berkutik di depan Tim Satnarkoba. Dia dengan jujur mengakui di dalam dos itu terdapat narkotika jenis sabu-sabu. Polisi pun langsung menggiring EW alias E ke Mapolres Sikka untuk dilakukan pengembangan.
Dari pengembangan diketahui, dos berwarna coklat berisi sabu-sabu dikirim dari Makasar oleh seseorang berinitial I. Dalam dos tersebut diisi sebuah seprei, dan di bawah seprei itu diselipkan sebuah plastik bening berisi sabu-sabu. Terdapat juga 71 kantong plastik bening yang masih kosong. Kuat dugaan sabu-sabu yang dibeli seharga Rp 5,7 juta akan diedarkan kepada calon pembeli di Kota Maumere.*** (eny)
Baca Juga :  Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA