PAD Sikka 2020 Naik Tidak Lebih dari Setengah Miliar Rupiah
Dibaca 21 kali
Suasana paripurna Pidato Pengantar Bupati Sikka tentang RAPBD 2020, Kamis (21/11)
Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka, Kamis (21/11), menyampaikan Pidato Pengantar tentang RAPBD Tahun 2020. Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan naik tidak lebih dari setengah miliar rupiah.
Dari Pidato Pengantar Bupati Sikka yang dibacakan Wabup Sikka Romanus Woga, diketahui pemerintah merencanakan PAD sebesar Rp 110.739.958.200. Proyeksi ini naik sebesar Rp 450.235.999 atau setara 6,18 persen dari target APBD 2019 sebesar Rp 104.289.722.201.
Proyeksi kenaikan PAD yang tidak lebih dari setengah miliar rupiah, diduga karena pencapaian PAD 2019 yang jauh dari target. Hingga kini belum diketahui PAD 2019 sudah menenuhi target atau belum. Ketika pembahasan APBD Perubahan 2019, PAD Sikka baru mencapai sekitar 30 persen.
Rendahnya proyeksi PAD, bukan baru terjadi kali ini. Pemerintah di bawah kepemimpinan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, juga tidak berani proyeksikan PAD ketika pembahasan APBD Perubahan 2019. Kala itu pemerintah merencanakan PAD sebesar Rp 104.341.857.125 atau naik 0,05 persen dari anggaran semula sebesar Rp 104.289.722.201.
Sebagaimana diketahui PAD Sikka terdiri dari empat komponen yaitu pendapatan pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Pendapatan pajak daerah dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah dianggarkan naik. Sedangkan hasil retribusi daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dianggarkan turun.*** (eny)