Amandus Ratason Datangi KPU Sikka, Ada Apa?

0
226
Amandus Ratason Datangi KPU Sikka, Ada Apa?
Politisi PKB Sikka Amandus Ratason
Maumere-SuaraSikka.com: Politisi PKB Sikka Amandus Ratason, Kamis (19/12), mendatangi Kantor KPU Sikka di Jalan Eltari Dalam Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok. Dia didampingi seorang politisi PKB lainnya Simon Subandi Keytimu.
Caleg PKB Dapil Sikka 2 ini berencana bertemu Komisioner KPU Sikka untuk mendapatkan informasi terkait sidang perkara kasus tipex yang terjadi di PPK Hewokloang pada Pileg 2019 lalu. Dia ingin mendapatkan kepastian sejauh mana perkembangan sidang perkara tersebut.
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar perkara kasus tipex pada 4 Desember 2019. Menurut Amandus Ratason, informasi yang dia terima DKPP akan menerbitkan keputusan sidang perkara tersebut pada 18 Desember 2019, atau dua minggu setelah gelar perkara.
“Katanya keputusan tanggal 18 Desember kemarin. Tapi sampai pagi ini saya belum dapat informasi, baik lisan maupun tertulis. Makanya hari ini saya ke sini untuk tanya ke komisioner, mungkin mereka sudah dapatkan keputusan,” jelas dia.
Amandus Ratason Datangi KPU Sikka, Ada Apa?
Amandus Ratason bertemu Komisioner KPU Sikka di ruang kerja Ketua KPU Sikka, Kamis (19/12)
Politisi difabel ini bersama Simon Subandi Keytimu diterima Ketua KPU Sikka Feri Soge, jurubicara KPU Herimanto, dan Jufri salah seorang komisioner. Keduanya diterima di ruang kerja Ketua KPU Sikka.
Menanggapi maksud Amandus Ratason, Feri Soge menjelaskan pihaknya juga belum mendapatkan informasi dari DKPP terkait hasil sidang perkara kasus tipex. KPU Sikka sebagai lembaga penyelenggara dan komisioner selaku teradu dalam kasus tersebut masih menunggu keputusan DKPP.
“Sebagai teradu dalam perkara ini, kami juga dalam posisi menunggu informasi lanjut dari DKPP,” jawab Feri Soge.
Kepada wartawan di Kantor KPU Sikka, Amandus Ratason menjelaskan kedatangannya semata untuk mendapatkan informasi keputusan DKPP terkait kasus tipex. Dia beralasan kasus tipex ini menarik dan unik, serta mendapat perhatian luas, tidak saja di tengah masyarakat Kabupaten Sikka, tapi internal PKB hingga ke tingkat pusat. Karena itu dia mengamu harus terus mengawal perkara ini secara serius.
“Jadi saya ke sini bukan untuk menghakimi siapa-siapa, atau mau menggeser orang. Ini semata mencari kebenaran dan keadilan,” ungkap dia.
Kasus tipex PPK Hewokloang ini terungkap pada saat rekapitulasi penghitungan suara Pileg 2019 di tingkat KPU Sikka. Diketahui terjadi penggunaan tipex pada formulir C1 Plano di 20 tempat pemungutan suara yang tersebar pada 5 desa di Kecamatan Hewokloang. Penggunaan tipex yang melanggar regulasi, menurut Amandus Ratason, diduga untuk menggelembungkan suara caleg PKB yang lain. Pasalnya penggunaan tipex hanya terjadi pada kolom perolehan suara PKB dan salah satu caleg PKB di Dapil Sikka 2.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini