Gara-Gara Knalpot Racing, Pelajar Aniaya Seorang Kakek

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 2 Januari 2020 - 09:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 18 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan FN pelaku penganiayaan, Kamis (2/1)

Polisi mengamankan FN pelaku penganiayaan, Kamis (2/1)

Maumere-SuaraSikka.com: FN, pelajar berusia 19 tahun tega menganiaya seorang kakek yang berusia 65 tahun. Persoalannya sepele, hanya gara-gara motor berknalpot racing.
Kakek yang bernama La Idi itu, kemudian melaporkan FN ke SPKT Polsek Waigete. Usai menganiaya La Idi, ternyata FN melarikan diri. Polisi berhasil meringkusnya setelah 22 jam.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang menjelaskan peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu (1/1) pukul 01.00 Wita dinihari di Likong Gete Desa Nangahale Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka. Ini adalah peristiwa pidana pertama di tahun 2020.
La Idi yang berprofesi sebagai nelayan, melaporkan peristiwa itu pada Rabu (1/1) pukul 10.00 Wita. Dari laporannya, diketahui penganiayaan yang dilakukan FN berawal dari pelaku bersama teman- temannya mengendarai sepeda motor yang menggunakan knalpot racing, dan menarik ga sekencang-kencangnya hingga membuat bising.
“Korban menegur pelaku dan teman-temannya. Kata korban, kalau mau gas motor, ke lapangan saja, biar gas sampai mesin terbakar juga baik,” jelas Rickson Situmorang.
Tidak terima dengan teguran itu, pelaku turun dari sepeda motor dan langsung memukul korban menggunakan kepalan tangan sebanyak 1 kali. Pukulan pelaku mengenai pelipis mata kiri korban yang mengakibatkan luka robek dan memar.
Setelah menerima laporan, polisi langsung mencari pelaku. FN yang melarikan, baru dibekuk pada Kamis (2/1) pukul 08.00 Wita di rumahnya di Nangahale Desa Nangahale Kecamatan Talibura. Kini pelaku diamankan di Polsek Waigete untuk diproses lebih lanjut.*** (eny)
Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru