Gara-Gara Knalpot Racing, Pelajar Aniaya Seorang Kakek

0
189
Gara-Gara Knalpot Racing, Pelajar Aniaya Seorang Kakek
Polisi mengamankan FN pelaku penganiayaan, Kamis (2/1)
Maumere-SuaraSikka.com: FN, pelajar berusia 19 tahun tega menganiaya seorang kakek yang berusia 65 tahun. Persoalannya sepele, hanya gara-gara motor berknalpot racing.
Kakek yang bernama La Idi itu, kemudian melaporkan FN ke SPKT Polsek Waigete. Usai menganiaya La Idi, ternyata FN melarikan diri. Polisi berhasil meringkusnya setelah 22 jam.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang menjelaskan peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu (1/1) pukul 01.00 Wita dinihari di Likong Gete Desa Nangahale Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka. Ini adalah peristiwa pidana pertama di tahun 2020.
La Idi yang berprofesi sebagai nelayan, melaporkan peristiwa itu pada Rabu (1/1) pukul 10.00 Wita. Dari laporannya, diketahui penganiayaan yang dilakukan FN berawal dari pelaku bersama teman- temannya mengendarai sepeda motor yang menggunakan knalpot racing, dan menarik ga sekencang-kencangnya hingga membuat bising.
“Korban menegur pelaku dan teman-temannya. Kata korban, kalau mau gas motor, ke lapangan saja, biar gas sampai mesin terbakar juga baik,” jelas Rickson Situmorang.
Tidak terima dengan teguran itu, pelaku turun dari sepeda motor dan langsung memukul korban menggunakan kepalan tangan sebanyak 1 kali. Pukulan pelaku mengenai pelipis mata kiri korban yang mengakibatkan luka robek dan memar.
Setelah menerima laporan, polisi langsung mencari pelaku. FN yang melarikan, baru dibekuk pada Kamis (2/1) pukul 08.00 Wita di rumahnya di Nangahale Desa Nangahale Kecamatan Talibura. Kini pelaku diamankan di Polsek Waigete untuk diproses lebih lanjut.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini