Habihodot Dikepung Banjir, 29 KK Mengungsi
Dibaca 31 kali
Banjir bandang di Dusun Habihodot Kecamatan Talibura, Minggu (5/1)
Maumere-SuaraSikka.com: Hujan deras, angin kencang, dan banjir terus menjadi cerita di awal tahun. Kali ini 29 kepala keluarga di Dusun Habihodot Desa Talibura Kecamatan Talibura terpaksa mengungsi karena tempat tinggal mereka dikepung banjir.
Banjir yang mendera warga masyarakat di RT/RW 009/005 itu terjadi pada Minggu (5/1) sekitar pukul 19.30 Wita. Dikabarkan banjir itu berasal dari luapan Sungai Tadanong. Tidak ada korban jiwa dalan peristiwa ini.
Informasi yang dihimpun media ini, hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Talibura sejak pagi hari. Sungai Tadanong tidak mampu menampung intensitas air yang sangat tinggi.
Banjir pun tidak dapat dihindarkan, dan merendam puluhan rumah warga Dusun Habihodot. Tinggi air diperkirakan mencapai 70 centimeter. Warga yang panik dengan kondisi ini, akhirnya memilih mengungsi ke rumah-rumah keluarga.
Banjir bandang kiriman Sungai Tadanong baru mulai surut pelan-pelan sekitar pukul 21.30 Wita bersamaan dengan hujan yang mulai mereda. Setelah merasa kondisi mulai normal, warga yang mengungsi kembali lagi ke rumah masing-masing.
Sekitar pukul 20.00 Wita, Kapolsek Waigete Ipda Razes Manurung bersama Kasub Sektor Nebe Ipda I Wayan Artawan, Kapospol Talibura Bripka Maleakhi Misa dan Kanit Intel Brupka Deniselsius Ano, tiba di lokasi banjir. Aparat kepolisian memantau kejadian untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan warga terdampak.
Personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka pagi ini telah menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan tanggap darurat. Hingga kini belum diperoleh informasi terkait bentuk penanganan yang dilakukan.*** (eny)