Kisah dari Brai, Ama Son Kabur Bersama Adik Kandung Istri

0
105
Kisah dari Brai, Ama Son Kabur Bersama Adik Kandung Istri
Polisi tengah memfasilitasi persoalan kisah cinta kakak adik ipar, Jumat (10/1)
Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah kisah cinta yang unik datang dari Gang 1 Brai Kelurahan Nangameting Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka. Uniknya karena ALR alias Ama Son, 30 tahun, telah membawa kabur FLH, 21 tahun, yang adalah adik kandung istrinya.
Diduga kedua kakak adik ipar ini tengah menjalin hubungan asmara. Bahkan menurut, LGL, 25 tahun, dia mencurigai Ama Son dan FLH telah melakukan hubungan badan di luar pernikahan hingga FLH melahirkan seorang bayi laki-laki pada tahun 2018 lalu.
Peristiwa kaburnya Ama Son dan FLH terungkap setelah keluarga dari kedua belah pihak menyerahkan kasus ini ke SPKT Polres Sikka. Mereka tidak saja melaporkan peristiwa tersebut, tapi juga membawa serta Ama Son ke Polres Sikka.
Ama Son diketahui kabur bersama FLH ke Makasar. Dia kembali ke Maumere dengan menggunakan KM Bukit Siguntang pada Minggu (5/1) lalu. Kedatangan Ama Son yang terbilang diam-diam itu, rupanya bocor ke telinga keluarga. Keluarga langsung menunggunya di Pelabuhan Laurens.Say Maumere, menjemputnya, dan kemudian menggelar pertemuan keluarga untuk menelusuri kisah cinta Ama Son dan FLH.
Namun setelah beberapa kali pertemuan keluarga, yang juga dihadiri LGL, Ama Son tidak mengaku kelakuannya. Kesal dengan sikap Ama Son, akhirnya keluarga bersepakat mengadukan persoalan ini ke Polres Sikka.
Kecurigaan LGL bahwa suaminya kabur bersama adik kandungnya sangat beralasan. Karena ketika Ama Son tidak kembali ke rumahnya, di saat itu juga FLH tidak kembali ke rumah. FLH tinggal bersama Ama Son dan LGL sejak tahun 2017. Perempuan ini adalah mahasiswi Semester 5 pada sebuah perguruan tinggi di Kota Maumere.
Di SPKT Polres Sikka, akhirnya Ama Son mengaku dia bersama FLH kabur ke Makasar. Dia beralasan FLH ingin mencari kerja di Makasar. Di sana, keduanya mengontrak sebuah kamar kos. FLH bekerja pada sebuah toko suku cadang motor.
Namun setelah itu, perempuan ini bekerja lagi pada sebuah rumah makan dan langsung tinggal di tempat itu. Ama Son akhirnya memilih pulang ke Maumere untuk kembali bersama istri dan dua orang anaknya.
LGL yang ditemui di Polres Sikka begitu tegar menghadapi kenyataan hidup yang dia alami. Dia menginginkan suaminya memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya.
LGL menegaskan tidak akan menerima lagi suaminya jika benar anak dari FLH adalah hasil hubungan bersama suaminya. Jika benar terjadi seperti itu, dia rela melepaskan suaminya untuk adik kandungnya itu.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini