Sekdis Pertanian Kecewa Pengadaan Benih Kacang Tanah Tanpa Label

0
21
Sekdis Pertanian Kecewa Pengadaan Benih Kacang Tanah Tanpa Label
Benih kacang tanah tanpa label yang diisi di karung pakan ayam
Maumere-SuaraSikka.com: Pengadaan benih kacang tanah tanpa label membuat kecewa Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sikka. Dia pun angkat bicara terkait persoalan ini.
Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/1), Sekdis Pertanian Sikka Valerianus Samador mengatakan pemerintah telah mengakomodir kebutuhan rakyat dengan melaksanakan program pengadaan benih kacang tanah. Dinas Pertanian berharap program tersebut dapat memberikan manfaat lebih bagi nasyarakat penerima.
Dia kaget ketika mendengar informasi fakta-fakta yang mengungkapkan buruknya proses pengadaan, terutama distribusi benih kacang tanah untuk Kelompok Tani Serba Usaha di Dusun Bao Loran Desa Nita Kecamatan Nita.
Valerianus Samador menegaskan bahwa pengenaan label pada benih merupakan syarat mutlak. Dengan demikian, katanya, tidak dibenarkan jika pengadaan benih untuk melaksanakan sebuah program kegiatan, tanpa ada label dari Badan Pengawasan Sertifikasi Benih (BPSB).
Dia menjelaskan program pengadaan benih kacang tanah diproses secara teknis melalui metode swakelola. Karena itu, secara teknis, katanya, ada pihak-pihak yang bertanggungjawab.
Dia lalu memanggil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Albertus Moang Gobang. Dari PPK, Valerianus mendapatkan penjelasan lebih jauh terkait pelaksanaan kegiatan pengadaan benih kacang tanah.
“Setelah dengar penjelasan PPK, yah ini tergantung bagaimana niat baik penyedia jasa untuk melaksanakan program ini dengan benar. Dan ternyata fakta di lapangan memang berbeda. Penyedia jasa seperti ini tentu akan menjadi catatan bagi kami,” ujar mantan Camat Bola itu.
Valerianus Samador saat itu juga langsung meminta PPK untuk berkoordinasi dengan penyedia jasa agar menggantikan benih kacang tanah sesuai spek. Dia juga meminta PPK turun ke Kelompok Tani Serba Usaha guna mendapatkan informasi dan fakta-fakta yang terjadi terkait pelaksanaan pengadaan benih kacang tanah.
Sebagaimana diketahui, 100 kilogram benih kacang tanah tanpa label didistribusikan ke Kelompok Tani Serba Usaha di Dusun Bao Loran Desa Nita Kecamatan Nita. Dan yang mengenaskan, benih kacang tanah itu dimasukkan ke dalam karung-karung pakan ayam. Kelompok tani menolak benih kacang tanah ini karena dianggap tidak berkualitas.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini