Jalan Darurat di Dagemage Sudah Normal Kembali

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 17 Januari 2020 - 15:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan bermotor melintasi jembatan darurat, Jumat (17/1)

Kendaraan bermotor melintasi jembatan darurat, Jumat (17/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Jalan darurat di Dagemage Desa Kolisia B Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka, sudah kembali normal, Jumat (17/1). Kendaraan bermotor sudah bisa melintasi pada bekas jembatan darurat.
Informasi yang dihimpun media ini di lokasi bencana, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ende Agustinus Boy Satrio langsung mengerahkan alat berat untuk mengerjakan ulang jembatan darurat.
Pekerjaan perbaikan dimulai sekitar pukul 21.00 Wita, dan 2 jam kemudian jembatan darurat sudah bisa dilewati. Mobil-mobil yang antri pun mulai pelan-pelan menyeberangi jembatan darurat yang baru diperbaiki.
Pantauan media ini, Jumat (17/1) siang, kendaraan bermotor sudah bisa melewati jembatan darurat. Babinkantibmas Kolisia B Bripka Yohanes Aprilyanti membantu kelancaran lalulintas dengan sistem buka tutup.
Sejumlah personil Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka tampak berada di sekitar lokasi bencana. Mereka mendampingi Marianus Tefa, Kepala Seksi Rekonstruksi BPBD Propinsi NTT yang datang memantau kondisi jembatan darurat.
Marianus Tefa yang dimintai pendapat, belum mau memberikan keterangan. Dia meminta wartawan bersabar, menunggu kedatangan Kepala BPBD Propinsi NTT, yang berencana tiba siang ini di Maumere.
Jembatan darurat ini terletak di wilayah pantai utara, persisnya di Jalan Trans Flores Maumere-Magepanda. Badan jalan ini putus diterjang bandang sejak Desember 2018. Pemerintah setempat kemudian membangun jembatan darurat. Setiap kali musim hujan dan terjadi banjir bandang, jembatan darurat ini jebol.*** (eny)
Baca Juga :  Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA