DBD Menggila, Dua Anak di Sikka Regang Nyawa

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 Januari 2020 - 12:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Mario Nara sedang periksa kesehatan pasien DBD di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere, Selasa (21/1)

Dokter Mario Nara sedang periksa kesehatan pasien DBD di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere, Selasa (21/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Masyarakat Kabupaten Sikka diminta waspada terhadap serangan virus demam berdarah dengue (DBD) yang semakin menggila. Hanya dalam kurun waktu 2 minggu, 2 anak meregang nyawa.
Dokter Mario yang dihubungi di Ruang Melati RSUD TC Hillers Maumere, Selasa (21/1), menjelaskan korban pertama DBD adalah Elisabeth, seorang anak berusia 1 tahun dari Kecamatan Talibura. Menyusul Yulianus Putra Bang, 2,7 tahun dari Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok meninggal dinihari tadi.
Menurut dokter spesialis anak ini, dua anak yang meninggal tersebut awalnya sudah mendapat pertolongan medis. Namun akibat shock dan daya tahan tubuh yang tidak kuat, akhirnya meninggal. Biasanya korban yang meninggal karena pembuluh darah bocor ditambah pendarahan di dalam pencernaan.
Sepanjang tahun 2020, sampai dengan hari ini, tercatat sudah 151 pasien DBD yang dirawat di RSUD TC Hillers Maumere. Sebagian besarnya didominasi oleh anak-anak usia sekolah dasar. Hingga siang tadi masih ada 43 pasien demam berdarah yang mendapat penanganan serius secara medis.
Mario Nara mengatakan jumlah pasien DBD tahun ini hampir sama persentasenya dengan tahun lalu. Untuk tahun lalu, katanya, selama 3 bulan awal terdapat 8 orang yang meninggal.*** (eny)
Baca Juga :  All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Berita Terkait

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA