Kayu Tanpa Dokumen Ternyata Ditebang di Kawasan Hutan Produksi

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 26 Januari 2020 - 23:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah 1,6 kubik kayu tanpa dokumen diamankan di Polres Sikka, Sabtu (25/1)

Sejumlah 1,6 kubik kayu tanpa dokumen diamankan di Polres Sikka, Sabtu (25/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Penyidik Polres Sikka tengah menangani kepemilikan 1,6 kubik kayu mune tanpa dokumen. Ternyata kayu-kayu itu ditebang di kawasan hutan produksi Iligai RTK Nomor 60 pada Sabtu (25/1) sekitar pukul 14.00 Wita.
Penyelidikan kayu tanpa dokumen ini berangkat dari laporan Julius Bria, warga Waipare Desa Watumilok Kecamatan Kangae. Pelapor yang seorang PNS mengetahui terjadinya tindak pidana penebangan dan pengangkutan hasil hutan kayu dari dalam kawasan hutan produksi, tepatnya di Ilinlorat Dusun Hokor Desa Hokor Kecamatan Bola.
Terlapor pada kasus ini diketahui berinitial JY, warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Wairotang Kecamatan Alok Timur. Sedangkan yang menjadi korban adalah negara, dalam hal ini UPT KPH Wilayah Kabupaten Sikka.
Informasi yang dihimpun media ini, diketahui pelaku tanpa izin melakukan penebangan dari dalam kawasan hutan produksi Iligai. Setelah itu pelaku mengangkut kayu jenis mune sebanyak 97 batang atau sama dengan 1,6990 kubik dengan menggunakan mobil truk EB 8364 BJ dari wilayah Kecamatan Bola menuju Maumere.
Kayu mune yang diamankan terdiri dari 39 lembar papan berbagai ukuran dan 58 batang usuk berbagai ukuran. Kayu sebanyak itu akan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Pantauan media ini, Sabtu (25/1) malam, penyidik tengah memeriksa JY di ruangan Unit Tipiring. Selain JY, penyidik juga mengambil keterangan dari sopir truk yang bernama Densius Toli, dan tukang sensor bernama Fransiskus Moa. Dua orang ini diperiksa sebagai saksi guna pengembangan selanjutnya.*** (eny)
Baca Juga :  Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Berita Terkait

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA